View : 890 kali


Renungan SBU Pagi 2015
RABU, 25 NOVEMBER 2015
Wahyu 14:14-20

HARI TUHAN, HARI MENUAI

Konteks
Tuaian di bumi
14:14 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya. 14:15 Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak." 14:16 Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah. 14:17 Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam. 14:18 Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak." 14:19 Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah. 14:20 Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.

MINGGU XXVI PENTAKOSTA
RABU, 25 NOVEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ .428:1,2 -Berdoa
HARI TUHAN, HARI MENUAI

Wahyu 14:14-20
sebab tualan di bumi sudah masak." (ay.15b)

Kejadian segala sesuatu pada waktu penciptaannya menyebabkan terciptanya hukum alam. Hukum alam bukan hukum rimba, tetapi agar tercipta harmoni. Kitab Pengkhotbah pasal 3 menegaskan bahwa untuk segala sesuatu ada waktu-nya. Ada waktu untuk menanam dan ada waktu untuk mencabut yang ditanam. Setara dengan itu, ada waktu untuk menabur benih dan ada waktu 'untuk menuai hasilnya.

Wahyu 14:14-20, mengungkapkan bahwa telah tiba waktu Tuhan untuk menuai di bumi. Apa yang akan dituai Tuhan ? Buah anggur, untuk dibawa ke kilang. Tetapi mengapa buah anggur itu mengeluarkan darah di kilang ? Bukan kecelakaan kerja, tetapi kilang adalah simbol hukuman Allah. Sesungguhnya bumi telah penuh dengan segala bentuk kejahatan oleh ulah iblis. Kejahatan itu telah berbuahkan anggur dosa yang masak dan saatnya disabit oleh murka Allah. Tuaian itu akan dibawa ke kilang hukuman Allah. Tegasnya, rnanusia yang hidup dalam dosa mengikuti kehendak iblis, akan menuai hukuman dan maut.

Wahyu 14:14-20 adalah gambaran hukum alam, ada perbuatan ada balasan. Kebaikan memperoleh pahala dan kejahatan memperoleh hukuman yang setimpal. Semua telah diatur Allah agar manusia memilih yang terbaik bagi masa depannya. Umat Tuhan milikilah hati yang bijak, jangan biarkan tindakan
anda dipengaruhi hati yang penuh nafsu oleh kejahatan iblis. Baik di tengah rumah tangga, tempatg kerja, pelayanan dan pergaulan sehari-hari. Berdoalah dalam Roh Kudus agar hati bersih dari nafsu dan bertindak bebas dari kejahatan. Karena kehadiran umat Tuhan di dunia ini adalah menjadi terang
kehidupan dalam kebenaran. Segala tindakannya mengandung damai sejahtera yang diberkati oleh Tuhan. Membuat sesamamu tidak damai sejahtera adalah kejahatan di hadapan Tuhan.

KJ. 428 : 5
Doa : (Tuhan berilah saya hati yang tulus dalam melakukan kehendak-Mu)


Label:  Wahyu 14:14-20 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
SELAMAT DAN TERLEPAS

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENODAI PERJAMUAN TUHAN

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
KECONGKAKAN IBADAH DIHUKUM TUHAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KETIDAKJUJURAN MEMBAWA KETIDAK TERATURAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERBALIKLAH KEPADA TUHAN

RABU. 27 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENOLAK TAURAT, MENOLAK HIDUP TERATUR

RABU, 27 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
DAMPAK DARI PENOLAKAN UMUM

SE:ASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
ALLAH HAKIM YANG ADIL

SELASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN UMAT

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: