View : 1305 kali


Renungan SBU Pagi 2015
SABTU, 26 DESEMBER 2015
Markus 1:9-11

SAKRAMEN BAPTISAN

Konteks
Yesus dibaptis Yohanes
1:9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. 1:10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. 1:11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."


HARI NATAL ll
SABTU, 26 DESEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ 304:1,2 -Berdoa
SAKRAMEN BAPTISAN

Markus 1:9-11
...dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes (ay.9)

Mengapa Yesus dibaptis? Umumnya kita menjawab pertanyaan ini dengan menunjuk pada kerendahan hati Tuhan Yesus yang rela mau ambil bagian dalam segala aspek kehidupan manusia, sehingga meski-
pun Dia tidak harus dibaptis, Dia rela dibaptis oleh Yohanes. Tetapi memang menarik mengapa narasi keempat lnjil merujuk ke peristiwa ini, meskipun di lnjil Yohanes kita tidak langsung mendapatkan peristiwa baptisan ini.

Kalau melihat ke benang merah narasi ketiga lnjil sinoptik (Matius, Markus, Lukas), maka peristiwa baptisan ini tidak berdiri sendiri melainkan langsung dihubungkan dengan peristiwa pencobaan di padang
gurun. Di perikop kita, Yesus keluar dari air, kemudian Dia melihat langit terkoyak dan Roh turun ke atas-Nya seperti burung merpati. Roh ini yang kemudian memimpin Yesus ke padang gurun. Jadi baptisan berkaitan dengan persiapan Yesus untuk menjalankan panggilan-Nya.

Persiapan ini bukan sesuatu yang enteng-enteng saja, juga bagi Yesus, oleh karena di padang gurun Yesus dicobai oleh lbiis. Kalau tadinya kita bertanya mengapa Tuhan kita harus dibaptis, sekarang kita
bertanya lagi, mengapa Tuhan kita harus dicobai oleh lblis. Jawabannya juga sama : kisah lnjil Markus menggambarkan bahwa Yesus mengalami semua hal yang mungkin dialami oleh manusia, termasuk
dicobai atau digoda oleh lblis.

Jadi kisah ini merupakan sebuah kisah teladan. Kalau Yesus yang adalah Tuhan kita, mengalami baptisan dan pencobaan, maka kita umat-Nya yang adalah manusia-manusia biasa, perlu bersyukur bahwa kita boleh mendapatkan sakramen baptisan. Sakramen ini bukan sekadar sebuah tanda bahwa kita adalah warga gereja dan terlebih-lebih Iagi, warga kerajaan Allah, melainkan sebuah penguat dalam kita menghadapi tantangan-tantangan dunia ini yang mendatangi kita sebagai godaan.Di lnjii Markus sebagai lnjil yang tertua di Perjanjian Baru, episode baptisan dan episode pencobaan hanya dikemukakan secara singkat. Di Matius dan Lukas, wujud pencobaan ini dielaborasi menjadi tiga pokok penting, yaitu "perut", "keamanan" dan "kekuasaan".

Tiga hal ini merupakan hal-hal yang wajar diusahakan dalam kehidupan manusia. Tetapi kita bisa membuatnya menjadi tidak wajar, ketika tiga pokok penting itu kita mutlakkan, bahkan menjadi obsesi yang menentukan evaiuasi kita terhadap diri kita sendiri. ltuiah yang disebut sebagai godaan lblis. Yesus menang terhadap godaan lblis, kita juga bisa ikut dalam kemenangan Yesus, asal kita ingat mengapa kita dibaptis!

KJ. 304 : 3,4
Doa : (Kami bersyukur untuk menyerahkan anak-anak kami dalam parlindungan-Mu)





Label:  Markus 1:9-11 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
IMAN YANG HIDUP

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
MENANTI

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
JANJI ALLAH

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
KEPASTIAN KEPUTUSAN ALLAH

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENYANGKAL KARYA KESELAMATAN KRISTUS

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PENGHARAPAN DAN JANJI ALLAH

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
POKOK KESELAMATAN ABADI

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PANCAINDERA YANG TERLATIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
TUHAN, BAPA MAHAKASIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 20 September 2020

PEMAIN ORGAN


Minggu, 20 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 20 September 2020

PEMBERKATAN PERKAWINAN









Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: