View : 984 kali


Renungan SBU Malam 2015
SELASA, 22 DESEMBER 2015
Mazmur 101:1-8

SEBUAH PERTARUHAN IMAN

Konteks
Seorang raja bernazar
101:1 Mazmur Daud. Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum, aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya TUHAN. 101:2 Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku. 101:3 Tiada kutaruh di depan mataku perkara dursila; perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku. 101:4 Hati yang bengkok akan menjauh dari padaku, kejahatan aku tidak mau tahu. 101:5 Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat temannya, dia akan kubinasakan. Orang yang sombong dan tinggi hati, aku tidak suka. 101:6 Mataku tertuju kepada orang-orang yang setiawan di negeri, supaya mereka diam bersama-sama dengan aku. Orang yang hidup dengan cara yang tak bercela, akan melayani aku. 101:7 Orang yang melakukan tipu daya tidak akan diam di dalam rumahku, orang yang berbicara dusta tidak akan tegak di depan mataku. 101:8 Setiap pagi akan kubinasakan semua orang fasik di negeri; akan kulenyapkan dari kota TUHAN, semua orang yang melakukan kejahatan.


MINGGU ADVEN IV
SELASA, 22 DESEMBER 2015
RENUNGAN MALAM
KJ.369a : 1 - Berdoa
SEBUAH PERTARUHAN IMAN

Mazmur 101:1-8
Bilakah Engkau datang kepadaku? (ay.2b)

Di negeri ini, seorang pemimpin atau pejabat baru yang langsung melakukan terobosan biasanya akan dicibir. Kalau sejak awal ia 'bersih-bersih" ia tidak akan disukai, kendati ada juga sebagian yang
mendukung. Orang lurus dan jujur, bila ia tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang rusak, akan dianggap aneh dan perlahan orang itulah yang harus menyingkir. Paling tidak begitulah
yang terjadi di negeri kita.

Apa yang kita baca dalam perikop ini adalah komitmen Daud ketika ia memerintah. Inilah nazarnya. Daud memulainya dari diri sendiri, kemudian ditularkan kepada keluarga dalam rumahnya, lalu orang-orang di sekitarnya. Hidup yang tak bercela adalah prinsipnya. Mungkin bagi kita terlalu muluk dan kurang manusiawi, tapi begitulah yang Tuhan mau. Daud hanya ingin melakukan apa yang benar. Simaklah, ia keraaterhadap dirinya sendiri, berdisiplin, bertekun, sekuat tenaga menjaga tetap tulus dan Iurus. Daud ingin semua orang tahu bahwa ia punya tekad itu, lalu terjadilah transformasi. Orang-orang di sekitarnyalah yang menyesuaikan diri dengan dia, bukan sebaliknya. Orang yang sulit berobah tidak tahan dan tersingkir dengan sendirinya.

Daud melakukan itu karena ia yakin akan apa yang benar. la berkata kepada Tuhan: "Bilakah Engkau datang kepadaku?" ltu bukan kesombongan, tapi sebuah pertaruhan iman. Ketika Tuhan menggenggam hatinya, ia tidak takut terhadap apapun. Ia kuat untuk melakukan sesuatu yang besar dan Daud tahu semua itu akan dilewati bersama Tuhan.

Jangan anggap semua orang sama; begitupun dengan pemimpin yang datang silih berganti. Mereka punya karakter masing-masing. Ada yang hatinya bengkok, ada yang Iurus. Ada yang berani terang-terangan menyatakan sikap, ada pula yang takut. Dukung dan doakanlah para pemimpin kita yang rela bertaruh nyawa demi menegakkan kebenaran di negeri ini. Semoga mereka bisa menjadi seperti Yesus yang tidak mudah ditekan. la kuat dan tangguh, oleh karena Ia memulai segalanya dari bawah. Songsonglah Natal untuk mengingat dari situlah Yesus memulai segala sesuatunya.

KJ. 369a : 2
Doa : (Bersyukurlah atas tiap pertolongan Tuhan dan mohon agar kita mampu mempertaruhkan segalanya di dalam Dia)


Label:  Mazmur 101:1-8 


Arsip Renungan SBU Malam 2015:

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
SELAMAT DAN TERLEPAS

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENODAI PERJAMUAN TUHAN

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
KECONGKAKAN IBADAH DIHUKUM TUHAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KETIDAKJUJURAN MEMBAWA KETIDAK TERATURAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERBALIKLAH KEPADA TUHAN

RABU. 27 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENOLAK TAURAT, MENOLAK HIDUP TERATUR

RABU, 27 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
DAMPAK DARI PENOLAKAN UMUM

SE:ASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
ALLAH HAKIM YANG ADIL

SELASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN UMAT

Arsip Renungan SBU Malam 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Malam 2015: