View : 1043 kali


Renungan SBU Pagi 2015
KAMIS, 24 DESEMBER 2015
Lukas 1:26-38

NAMAKU MARIA

Konteks
Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus
1:26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, 1:27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. 1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." 1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. 1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. 1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, 1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." 1:38 Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.


MINGGU ADVEN IV
KAMIS, 24 DESEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ.84: 1 - Berdoa
NAMAKU MARIA

Lukas 1:26-38
nama perawan itu Maria (ay.27)

Namaku Maria. Aku tinggal di Nazaret. Aku berasal dari keluarga sederhana, dan aku berbahagia dengan hidupku. Aku sudah bertunangan dengan seorang keturunan Daud. Semua orang di daerahku tahu siapa itu Daud. Namun tunanganku adalah seorang yang rendah hati dan tulus. Yusuf namanya. Kami belum kawin, mungkin tak lama lagi. Tunanganku sedang mengumpulkan uang sedikit demi sedikit melalui pekerjaannya. Ia seorang tukang kayu yang terampil, dan aku bangga kepadanya.

Aku mau berbagi cerita tentang pengalamanku yang luar biasa. Belum lama ini seorang malaikat mendatangiku. Rasanya seperti mimpi, tapi itu sungguh-sungguh terjadi. Seumur-umur aku belum pernah bertemu malaikat, apalagi berblcara dengannya. Namanya Gabriel Yang lebih mengherankan lagi, kata malaikat itu aku akan mangandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan aku harus menamakan Dia, Yesus. Semakin kudengar malaikat itu berbicara, semakin terbang rasanya aku! Tapi kucoba untuk terus mendengar. Katanya lagi, anakku itu akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi, dan Allah akan mengaruniakan takhta Daud kepadanya. Hah, takhta Daud?

Hamplr saja aku pingsan kalau tidak kutarik nafasku dalam-dalam. Tapi dia masih terus berbicara. Anakku akan menjadi raja sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan- Begitu katanya. Tak bisa kulukiskan bagaimana perasaanku saat itu, campur aduk. Takjub, heran, bingung, belum lagi seluruh tubuhku gemetar karena takut. Tiba-tiba terlintas di otakku, bagaimana mungkin hal itu terjadl, karena aku belum bersuami, itulah yang kutanyakan kepadanya.

Aku sih berpikir sederhana saja, punya anak itu kalau sudah kawin. Dan malaikat itu menjawab, Roh Kudus akan turun ke atasku dan kuasa Allah akan menaungi aku. Mendengar itu lututku semakin gemetar.Siapakah aku ini sehingga Allah memilih aku di antara sekiam banyak perempuan yang ada? Perasaan itu masih berkecamuk di hatiku sampai sekarang, namun aku sudah sedlkit tenang, sebab sobelum pergi malaikat itu berucap: "Bagi Allah tidak ada yang mustahil. " lalu akupun membalasnya: "Jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Walaupun aku belum mengerti semuanya ini, aku mau percaya pada Allah, aku mau berserah, karena aku bukan siapa-siapa yang bisa menolak rencana agung ini. Aku hanyalah seorang hamba, dan sungguh ajaib apa yang diperbuat-Nya bagiku.

KJ 84 : 2
Doa : (Bersyukurlah untuk segala perkara ajalb dalam hidup dan mohon. agar kita mau menerima semua rencana Tuhan)
.




Label:  Lukas 1:26-38 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

SELASA, 31 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN PRASANGKA

SELASA, 31 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN PENDERITAAN

SENIN, 30 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN KESENANGAN

SENIN, 30 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
PELAYAN DAN TUHAN

SABTU, 28 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
HADAPI DENGAN IMAN

MINGGU, 29 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KESADARAN PELAYAN

MINGGU, 29 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN SUARA KENABIAN

SABTU, 28 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
|MAN MENGHAPUS SEGALA KECEMASAN

JUMAT, 27 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENANTI DENGAN IMAN

JUMAT, 27 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN BERTINDAK DALAM KEADILAN

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: