View : 1190 kali


Renungan SBU Pagi 2015
JUMAT, 25 DESEMBER 2015
Yohanes 1:1-13

FIRMAN YANG TELAH NIENJADI MANUSIA

Konteks
Firman yang telah menjadi manusia
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 1:6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; 1:7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. 1:8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. 1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. 1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.


HARI NATAL
JUMAT, 25 DESEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ 99-1 -Berdoa
FIRMAN YANG TELAH NIENJADI MANUSIA

Yohanes 1:1-13
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Flrman ltu adalah Allah (ay.1)

Judul lni dikembangkan dari Yoh 1:14, yang mengemukakan bahwa Firman itu telah menjadi Manusia. Sebenarnya ayat 14 merupakan inti dari perikop kita. Penulis lnjil Yohanes mau mengemukakan bahwa Yesus Kristus adalah Firman yang sejak pertama berada bersama-sama dengan Allah dan adalah Allah. Tetapi demi untuk mengklaim kembali apa yang telah menjadi milik-Nya, Dia rela menjadi manusia.

Dengan demlkian fakta bahwa Allah menjadi manusia merupakan sebuah kekayaan atau bahkan mujizat besar bagi manusia. Dengan menjadi manusia, Allah menunjukkan bahwa dia menghargai manusia dan kemanusiaannya. Pada hari Natal kita merayakan Allah yang menjadi manusia, yang biasanya disebut "inkarnasi". Yesus Kristus adalah lnkarnasi Allah.

Istilah "Firman" adalah terjemahan dari kata Yunani logos, yang harfiah berartl "kata" sehingga bisa diterjemahkan "firman" atau "sabda", tetapi sebenarnya sebagai sebuah ungkapan filsafati, lebih baik disebut "prinsip". Di dalam prinsip itu ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia (Yoh 1:4). Prinsip yang mencakup hidup dan terang itu unggul atas kegelapan. la menerangi kegelapan tetapi kegelapan tidak menguasainya (Yoh 1:5). Penulis lnjil Yohanes ingin menjelaskan kepada para pembacanya di masa lalu mengenai hakikat Yesus Kristus yang adalah dari atas. Maka dia menggunakan sebuah istilah filsafati yang pastilah pada waktu itu dipahami oleh semua.

Maka kalau kita sekarang mau memahaminya, kita sebaiknya bertolak dari inkarnasi. Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia dan ia datang sebagai pengejawantahan Kehidupan dan Terang. Dia datang ke dalam dunia untuk mengembalikan dunia ke bawah Kehidupan dan Terang. Ada yang akan menolaknya karena sudah terlanjur hidup dalam Gelap. Tetapi yang mau menerimanya akan disebut "anak-anak Allah" (Yoh 1:12). Maka hari Natal adalah hari penegasan-kita pengikut Yesus sebagai anak-anak Allah. Tetapi sesudah hari Natal, kita tetap harus menjadi pembawa Kehidupan dan Terang. Kalau kita berbuat yang sebaliknya, berarti kita melecehkan peristiwa inkarnasi di atas.

KJ. 99 : 2,3
Doa : (Kristus, sukacita kami Karena Engkau lahir bagi kami yang lemah dan berdosa)


Label:  Yohanes 1:1-13 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
IMAN YANG HIDUP

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
MENANTI

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
JANJI ALLAH

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
KEPASTIAN KEPUTUSAN ALLAH

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENYANGKAL KARYA KESELAMATAN KRISTUS

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PENGHARAPAN DAN JANJI ALLAH

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
POKOK KESELAMATAN ABADI

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PANCAINDERA YANG TERLATIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
TUHAN, BAPA MAHAKASIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 20 September 2020

PEMAIN ORGAN


Minggu, 20 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 20 September 2020

PEMBERKATAN PERKAWINAN









Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: