View : 1723 kali


Renungan SBU Malam 2015
SENIN, 28 DESEMBER 2015
1 Yohanes 2:7-17

KASIH, DASAR DAN TUJUAN HIDUP KELUARGA ALLAH

Konteks
Perintah yang baru
2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. 2:8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. 2:9 Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang. 2:10 Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. 2:11 Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya. 2:12 Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya. 2:13 Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu telah mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu telah mengalahkan yang jahat. 2:14 Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat. 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.


MINGGU I SESUDAH NATAL
SENIN, 28 DESEMBER 2015
RENUNGAN MALAM
KJ 451:1 -Berdoa
KASIH, DASAR DAN TUJUAN HIDUP KELUARGA ALLAH

1 Yohanes 2:7-17
Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan (ay. 10)

Natal mengingatkan kita bahwa TUHAN Allah telah mengutus Diri-Nya sendiri, di dalam nama Yesus, untuk meletakkan kembali KASIH sebagai landasan pembangunan Keluarga Allah. lni mengantar kita memahami bahwa Allah menciptakan manusia untuk melaksanakan karya ibadahnya : mengasihi Allah dan sesama ciptaan. Natal mengoreksi serta menghangatkan ulang pemahaman iman pribadi kita akan hal itu. Kita harus membangun kembali simpul-simpul hubungan kemanusiaan dalam kasih Kristus, mulai dari keluarga, Gereja sampai ke dalam masyarakat-bangsa.

Cara hidup lama : mengutamakan kepentingan pribadi, keluarga serta kelompok terdekat, harus ditinggalkan. ltu merupakan kejahatan yang selalu melumpuhkan maupun menghancurkan kekuatan kebersamaan. ltu juga ancaman bagi pertumbuhan persekutuan gereja dan bangsa menuju masa depan sejahtera. Natal Kristus menginspirasi pikiran dan memberikan roh baru, agar orang Kristen menghadirkan diri sebagai motivator pembangunan. Partisipasi Gereja dan orang Kristen, bukan bertujuan mengkristenkan, melainkan mengubah karakter bangsa untuk saling mengasihi. Dengannya kita memperkuat diri untuk memperjuangkan cita-cita dengan mengutamakan kepentingan nasional.

Allah sangat mengasihi bangsa Indonesia. Dia mengutus Gereja dan orang Kristen untuk ikhlas mengorbankan diri oleh kasih demi kesejahteraan bersama. Allah mengutus untuk menyatakan kasih-Nya melalui tugas dan panggilan kita masing-masing.

KJ.451 1 2
Doa : (Ya Tuhan berkatllah seluruh karya Gereja dan orang Kristen bagi kesejahteraan bersama)


Label:  1 Yohanes 2:7-17 


Arsip Renungan SBU Malam 2015:

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
IMAN YANG HIDUP

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
MENANTI

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
JANJI ALLAH

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
KEPASTIAN KEPUTUSAN ALLAH

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENYANGKAL KARYA KESELAMATAN KRISTUS

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PENGHARAPAN DAN JANJI ALLAH

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
POKOK KESELAMATAN ABADI

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PANCAINDERA YANG TERLATIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
TUHAN, BAPA MAHAKASIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Arsip Renungan SBU Malam 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 20 September 2020

PEMAIN ORGAN


Minggu, 20 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 20 September 2020

PEMBERKATAN PERKAWINAN









Sub Kategori Renungan SBU Malam 2015: