View : 932 kali


Renungan SBU Malam 2016
MINGGU, 10 JANUARI 2016
Amsal 1:8-19

BUKAN BUNGA BIASA

Konteks
Nasihat dan peringatan
1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu 1:9 sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu. 1:10 Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut; 1:11 jikalau mereka berkata: "Marilah ikut kami, biarlah kita menghadang darah, biarlah kita mengintai orang yang tidak bersalah, dengan tidak semena-mena; 1:12 biarlah kita menelan mereka hidup-hidup seperti dunia orang mati, bulat-bulat, seperti mereka yang turun ke liang kubur; 1:13 kita akan mendapat pelbagai benda yang berharga, kita akan memenuhi rumah kita dengan barang rampasan; 1:14 buanglah undimu ke tengah-tengah kami, satu pundi-pundi bagi kita sekalian." 1:15 Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu dari pada jalan mereka, 1:16 karena kaki mereka lari menuju kejahatan dan bergegas-gegas untuk menumpahkan darah. 1:17 Sebab percumalah jaring dibentangkan di depan mata segala yang bersayap, 1:18 padahal mereka menghadang darahnya sendiri dan mengintai nyawanya sendiri. 1:19 Demikianlah pengalaman setiap orang yang loba akan keuntungan gelap, yang mengambil nyawa orang yang mempunyainya.


MINGGU I SESUDAH EPIFANI
MINGGU, 10 JANUARI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.406:1,2 -Berdoa
BUKAN BUNGA BIASA

Amsal 1:8-19
sabab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu (ay-9).

Apakah hal yang membuat kita bahagia dalam hidup ini? Memiliki banyak harta? Atau memiliki jabatan tinggi dan kuasa yang besar? Atau memiliki popularitas?

Kebahagiaan yang sejati dalam hidup tidak dapat diukur dengan banyaknya harta atau tingginya jabatan atau besarnya kekuasaan. Kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang bukan hanya kelihatan dari penampilan luar, tetapi juga yang Iebih penting adalah yang dirasakan secara batin. Lalu, bagaimana
kita dapat mendapatkan kebahagiaan yang sejati itu?

Kebahagiaan sejati bukan sebuah kado yang tiba-tiba dijatuhkan dari langit. Kebahagiaan sejati, yang digambarkan seperti karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi Iehermu (ayat 9), adalah sebuah proses belajar dengan kesungguhan dan kesukacitaan karena dengan tekun dan taat
mau menerima dan memelihara ajaran yang benar dan melakukan perbuatan-perbuatan yang benar. Setiap pribadi yang sungguh-sungguh mau belajar dan mau untuk menerapkan yang benar dalam kehidupannya maka ia akan mendapatkan bukan bunga biasa, yaitu kebahagiaan baginya.

Kehidupan orang yang beriman adalah Kehidupan yang mumi, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik. Kehidupan beriman itu nyata dan dirasakan oleh banyak orang. Kiranya kita diberikan hati untuk mau belajar dari hikmat TUHAN sehingga menerima kebahagiaan dan membaginya dalam hidup ini.

KJ.406:2
Doa : (Terima kasih ya Tuhan untuk hidup yang Engkau karuniakan, tuntun kami dengan hikmat-Mu senantiasa)


Label:  Amsal 1:8-19 


Arsip Renungan SBU Malam 2016:

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
IMAN YANG HIDUP

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
MENANTI

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
JANJI ALLAH

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
KEPASTIAN KEPUTUSAN ALLAH

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENYANGKAL KARYA KESELAMATAN KRISTUS

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PENGHARAPAN DAN JANJI ALLAH

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
POKOK KESELAMATAN ABADI

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PANCAINDERA YANG TERLATIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
TUHAN, BAPA MAHAKASIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Arsip Renungan SBU Malam 2016..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 20 September 2020

PEMAIN ORGAN


Minggu, 20 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 20 September 2020

PEMBERKATAN PERKAWINAN









Sub Kategori Renungan SBU Malam 2016: