View : 38 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Minggu, 23 Desember 2018

PESAN NATAL 2018 TEMA: Membangun Spritualitas Damai yang menciptakan Pendamai (Yakobus 3: 13-18)

PESAN NATAL 2018 TEMA: Membangun Spritualitas Damai yang menciptakan Pendamai (Yakobus 3: 13-18)

PESAN NATAL 2018

TEMA: Membangun Spritualitas Damai yang menciptakan Pendamai

(Yakobus 3: 13-18)

Salam sejahtera.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

Peristiwa kelahiran Yesus "menyentuh" relung hati kita tentang cinta kasih sang Ilahi yang besar dan bagaimana cara Ia berkarya. Ia memilih jalan inkarnasi dan kerendahan berbalutkan kesahajaan yang dilakukan dengan penuh totalitas. Patutlah kita merasa takjub dan kagum sekaligus penuh haru karena di mata-Nya, kita yang berdosa ini ternyata begitu berharga dan dikasihi-Nya. Ia secara proaktif memperdamaikan diri kita yang hina, dengan diri-Nya. Melalui karya-Nya, kita beroleh pendamaian dengan Dia, diri kita sendiri, sesama dan juga seluruh ciptaan.

Kedatangan Kristus menunjukkan keteladanan dan memberikan motivasi bagaimana membangun spiritualitas damai yang menciptakan pendamai. Ia mendatangi dan menghampiri, bukan menghindari apalagi menjauhi. Ia "membuka" tangan untuk merangkul, merengkuh dan memeluk kita dengan penuh kehangatan, bukan menyakiti apalagi melukai. Ia "mengulurkan" tangan untuk mengangkat dan menegakkan, bukan menindas apalagi mengeksploitasi. Sejalan dengan itu, Ia sedia untuk tertolak, dan tersakiti.

Deklarasi iman kita sebagai pengikut-Nya semestinya seiring sejalan dengan terbangunnya spiritualitas. Tak terkecuali dalam hal menjadi pendamai. Itu artinya, dengan penghayatan Natal Kristus di tahun ini, kita semakin diteguhkan dalam berdisiplin membangun spiritualitas damai di dalam diri kita sendiri. Tujuannya adalah untuk dapat mengikuti jejak langkah sang Mahaguru untuk menghadirkan damai di bumi sebagaimana kehendak-Nya di sorga. Dalam keseharian, spiritualitas damai itu mewujud dalam karakter seorang yang membawa damai: proaktif dalam mendatangi, bersedia untuk merangkul dan merengkuh, berkerinduan untuk mengangkat dan menegakkan, dan memiliki kebesaran hati, di saat tersakiti tetap setia dan taat pada-Nya tanpa kecuali.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

Spiritualitas damai yang menciptakan pendamai, itu berawal dari diri sendiri. Ia bukan menunggu dan menuntut yang lain untuk melakukannya terlebih dahulu. Geloranya sungguh kuat, membara di dalam diri, menghadirkan kesejukan di dalam kata dan tindakan. Ia bisa diawali dengan hal yang nampaknya kecil dan

sederhana, seperti kata-kata: "tolong", "maaf" dan "terima kasih", namun di tangan Tuhan, hal yang kecil dapat menjadi kemuliaan bagi nama-Nya. Ia juga bisa diwujudkan dengan hal-hal yang besar dan spektakuler seperti mendamaikan relasi suami-istri, pertikaian antar kelompok, dengan keinsafan penuh bahwa semuanya dapat dilakukan hanya karena kemurahan Tuhan dan bagi keagungan nama-Nya semata.

Sangat penting untuk disadari bahwa kehadiran setiap kita sebagai pembawa damai begitu dinantikan, baik oleh keluarga, gereja, dan masyarakat, bahkan alam dan ciptaan lainnya. Tidak sedikit perseteruan dan konflik yang masih berlarut-larut dalam relasi keluarga dan berbagai elemen sosial. Kita juga mendengar dan melihat terjadinya tindakan keji yang dilakukan antar sesama manusia, deru perang di sana-sini oleh karena nafsu untuk berkuasa dalam diri manusia. Ditambah lagi, bumi dan seisinya yang menjerit akibat eksploitasi yang menguras dan merusak oleh karena ketamakan manusia. Memang, tantangan dan godaan kedagingan dapat menghalau manusia dalam menemukan dan mengupayakan kedamaian. Di sisi lain, menjadi pendamai tidak jarang dirasakan seperti sedang menempuh "jalan sunyi". Tetapi pengharapan kita tidak pernah hilang karena Ia, sang Immanuel itu, senantiasa menyertai dan memampukan kita dalam membagikan damai-Nya di manapun dan kapanpun. Dengan demikian, kehadiran kita sebagai pembawa damai, niscaya diperlukan, baik dalam bentuk keteladanan dan pengajaran yang diwujudkan secara konsisten agar damai sejahtera yang sejati dapat diteruskan kepada semua umat manusia dan seluruh ciptaan Tuhan.

Selamat Natal 2018 dan selamat menyongsong Tahun Baru 2019.

MAJELIS SINODE GPIB

Ketua Umum : Pendeta Drs. Paulus Kariso Rumambi, M.Si

Ketua I : Pendeta Marthen Leiwakabessy, S.Th.

Ketua II : Pendeta Drs. Melkisedek Puimera, M.Si

Ketua III : Pendeta Ny. Maureen Suzanne Rumeser-Thomas, M.Th.

Ketua IV : Penatua Drs. Adrie Petrus Hendrik Nelwan

Ketua V : Penatua Mangara Saib Oloan Pangaribuan, SE.

Sekretaris Umum : Pendeta Jacoba Marlene Joseph, M.Th.

Sekretaris I : Pendeta Ny. Elly Dominggas Pitoy-de Bell, S.Th.

Sekretaris II :Penatua Ny. Sheila Aryani Lumempouw - Salomo, SH.

Bendahara : Penatua Ronny Hendrik Wayong, SE.

Bendahara I : Penatua Eddy Maulana Soei Ndoen, SE.





Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 13 Januari 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
SEMANGAT UNTUK MEMBANGUN JEMAAT KRISTUS

Minggu, 06 Januari 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH TIDAK LUPA



Minggu, 30 Desember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
TUHAN SANG PENGENDALI WAKTU

Minggu, 16 Desember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
TUHAN, SUMBER SUKACITAKU

Sabtu, 08 Desember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMAHAMI DAN MENGERTI MINGGU-MINGGU ADVEN

Minggu, 25 Nopember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
IMAN YANG TERUJI



Minggu, 18 Nopember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
HIDUP YANG DISAYANG TUHAN

Minggu, 11 Nopember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
RELA BAGI SESAMA



Minggu, 04 Nopember 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
PESAN MAJELIS SINODE DALAM RANGKA HUT KE-8 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 28 Oktober 2018
Catatan Dari Meja Pendeta
BAHAGIA KARENA BENAR DAN TAKUT MENINGGALKAN KEBENARAN

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 6 JANUARI 2019

WARTA JEMAAT 6 JANUARI 2019


Minggu, 13 Januari 2019

Jadwal Pelayanan Minggu, 13 Januari 2019


Minggu, 13 Januari 2019

JADWAL PELAYANAN MINGGU, 20 JANUARI 2019


Minggu, 13 Januari 2019

IBADAH GABUNGAN KELUARGA


Minggu, 13 Januari 2019

LAGU LAGU IBADAH HARI MINGGU


Minggu, 13 Januari 2019

JADWAL PELAYAN FIRMAN IBADAH KELUARGA


Minggu, 13 Januari 2019

JADWAL PELAYAN FIRMAN IBADAH PELKAT


Minggu, 13 Januari 2019

JADWAL PELAYAN FIRMAN IBADAH PELKAT



Selamat Ulang Tahun
Hari ini tanggal: 18.01.2019

NamaSektor
Bp. Pnt JAN ADRIAN ROBERT TITIHALAWA1
Ibu. RENNY PEGY RORONG1
Bp. AGUSTINUS MARTINUS NOYA2
Sdr BILLY RATU JEFERSON 2
Bp. JIMMY RATU REMBRANDT2
Ibu ARWATI5
Sdri JOICE RETLA BOHAM5
Ibu. NINA ROSTINA SILUETA - SIMANJUNTAK5
Bp. JOHNY MAHULETTE6
Sdri LUCYA MARGARETH ZACHARIAS6
Bp. YAN RONALD THANA6
Adik JEHOICHIN KOLOKS
... bulan ini selengkapnya
Selamat Ultah Perkawinan
Hari ini tanggal: 18.01.2019

Suami-IsteriSektor
Bp. CHARLES M. SIMANJUNTAK & Ibu. HERNY IKA S. HUTAURUK8
Bp.Pnt REINIER WIMPIE TUWANAKOTTA & Ibu SITI MARYATI TUWANAKOTTA3
... bulan ini selengkapnya