View : 497 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Minggu, 27 Mei 2012

`Maaf , Saya Tidak Punya Waktu`

Pdt. Alexius Letlora, S.Th, M.Min

Efesus 5:16 --- Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Kalimat di atas bukan hal yang asing, tapi pasti kita sering mendengarnya. Mungkin baru beberapa menit yang lalu ada seseorang yang mengatakannya. Tapi kalimat itu kontraproduktif dengan karakter Allah yang selalu punya waktu untuk beraktivitas. Mungkin sedikit dari kita yang menganalisa, betapa destruktifnya makna dibalik kalimat tersebut. Ketika Rasul Paulus mengatakan agar kita menggunakan waktu yang ada, ia ingin menekankan kita harus bekerja lebih keras dari iblis. Ini lebih berupa perintah daripada sekedar himbauan. 2 Petrus 5:8 mengingatkan kita untuk sadar dan berjaga-jaga, sebab lawan kita, si iblis sedang berkeliling mencari siapa saja yang dapat ditelannya alias ia sedang bekerja keras. Jika Anda tidak punya waktu untuk berjaga-jaga, Anda akan ditelannya.

Pernahkah Anda renungkan bagaimana perasaan Allah ketika kita berkata, "Maaf, saya tidak punya waktu!" Untuk Dia?? Ia juga berkata, "Engkau menyebut Aku Bapa, tapi tidak menghormati Aku. Engkau menyebut Aku Tuhan, tapi tidak melayani Aku. Engkau menyebut Aku sahabat, tapi tidak meyembah Aku. Maaf bila suatu saat engkau bertanya apakah namamu tercantum dalam kitab Kehidupan-Ku, saat itulah Aku akan berkata, 'Maaf, Aku tidak punya waktu untuk menuliskannya.'" Jelas penyesalan tidak berguna, karena itu selagi masih ada waktu mari kita sediakan waktu untuk Dia.


Milikilah waktu bersama dengan Dia, sebagai bukti Anda sungguh mengasihi-Nya.


Botol Pemanas Dan Boneka

Dr. Helen Roseveare, seorang misionaris di Zaire, menuliskan satu pengalamannya saat melayani di Afrika.

"Suatu sore, saya menolong seorang ibu melahirkan di bangsal bersalin. Meskipun kami telah berusaha keras, namun ibu itu meninggal.
Kami harus merawat bayi prematurnya dan gadis kecilnya yang baru berumur 2 tahun. Sangat sulit untuk menjaga agar bayi prematur itu dapat bertahan hidup karena bangsal ini belum memiliki listrik ataupun inkubator. Padahal suhu di malam hari sangatlah dingin, meskipun negara ini terletak di wilayah equator. Seorang assisten mengambilkan botol pemanas kami yang terakhir untuk menjaga agar tubuh bayi itu tetap hangat.

Namun, kami kembali putus asa karena botol pemanas yang terakhir itu pecah. Saya segera menyuruh salah satu assisten untuk membungkus bayi itu dengan selimut tebal dan membawanya ke dekat perapian, supaya bayi itu tetap hangat dan tidak kedinginan.


Keesokan harinya, saya mengikuti persekutuan doa dengan anak-anak yatim piatu. Saya menceritakan kepada mereka tentang bayi prematur itu, kakaknya yang masih berusia 2 tahun dan botol pemanas yang pecah.
  Saat berdoa, Ruth, seorang anak Afrika yang baru berumur 10 tahun, berkata, "Tuhan, kirimkan kepada kami sebuah botol pemanas sore ini. Bila Engkau mengirimkannya besok pagi, maka akan terlambat karena bayi itu tentu sudah meninggal. Dan jika Engkau mau melakukannya, maukah Tuhan juga mengirimkan sebuah boneka untuk kakaknya supaya dia tahu bahwa Engkau mengasihi dia juga. Amin."

Terus terang, saya tidak dapat percaya bahwa Tuhan akan melakukan hal itu. Betul, saya tahu bahwa Tuhan dapat mengerjakan segala sesuatu, seperti yang tertulis dalam Alkitab. Tapi tetap membutuhkan waktu. Saya belum pernah mendapat kiriman paket dari rumah selama 4 tahun terakhir ini. Dan jika seseorang mengirimkan paket, apakah mungkin bila dia mengirimkan botol pemanas ke Afrika, sebuah negara tropis?

Saat senja, saya mendengar suara mobil datang.
Dan ketika tiba di rumah, saya melihat ada sebuah paket besar telah diletakkan di beranda!. Mata saya berkaca-kaca saat melihatnya dan saya segera memanggil semua anak sehingga kami dapat membuka paket itu bersama. Selain baju dan obat-obatan, saya tidak dapat mempercayai penglihatan saya! Sebuah botol pemanas dari karet yang baru! Saya menangis. Saya tidak berani untuk meminta itu secara langsung pada Tuhan, tetapi Ruth yang melakukannya. Ruth berkata, "Bila Tuhan mengirimkan botol pemanas berarti Dia juga mengirimkan sebuah boneka!"

Dia membongkar semua isi paket dan akhirnya dia menemukan sebuah boneka cantik. Mata Ruth bersinar dan dia berkata, "Dapatkah kita menemui gadis kecil itu dan memberikan boneka ini sehingga dia tahu bahwa Yesus mengasihinya?"


Paket itu dikirim oleh sekelompok anak sekolah minggu 5 bulan yang lalu. Guru Sekolah Minggu mereka sangat taat pada Tuhan bahkan ketika Tuhan memintanya untuk mengirim sebuah botol pemanas dari karet ke negara di wilayah ekuator. Salah satu muridnya juga memberikan sebuah boneka, 5 bulan sebelum Ruth berdoa, "Tuhan, kami membutuhkannya sore ini juga."


"Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya" (Yes 65:24)




silahkan kunjungi: http://www.alexletlora.com





Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 16 Februari 2020
Catatan Dari Meja Pendeta
JANJI TUHAN ADALAH KEKUATAN YANG MENGGERAKKAN

Minggu, 15 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA

Minggu, 01 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMURNIKAN DAN MEMBAWA SEJAHTERA

Minggu, 24 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
TANTANGAN HIDUP MEMBUAHKAN BERKAT

Minggu,10 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI

Minggu, 27 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH PEDULI DAN PENUH BELAS KASIHAN

Minggu, 13 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HUT KE-9 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 11 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 04 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 21 Juli 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
Pesan Majelis Sinode GPIB Dalam Rangka HUT ke 38 Pelkat PKB GPIB

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)