View : 328 kali


Berita Gereja dan Dunia 2019
Selasa, 16 Juli 2019

Doa Bukan untuk Mengubah Keadaan Saya Tapi Mengubah Sikap Saya

Oleh Pdt. Dina Dethan Penpada, MTh

Doa Bukan untuk Mengubah Keadaan Saya Tapi Mengubah Sikap Saya"Doa Bukanlah untuk Mengubah Keadaan Saya, Tetapi Mengubah Sikap Saya"" Yeremia 29: 1-14

Saudara/i .... Dalam bacaan kita tadi, meskipun bangsa Israel sedang berada di tengah kondisi umat yang mengalami pergumulan hebat, bahkan tengah berada di titik nadir, Allah mendengar keluh kesah mereka bahkan tahu apa yang akan dilakukan bagi mereka.

Allah telah merancangkan bagi mereka sebuah masa depan yang penuh damai sejahtera.

Namun yang menarik dari skenarior ancangan ini, di ayat-ayat sebelumnya Yeremia menyerukan kepada mereka untuk bangkit dan melakukan sesuatu.

Ada yang harus mereka kerjakan sebagai bagian dari tanggungjawab mereka? Di ayat 5-8, mereka disuruh mendirikan rumah (artinya miliki tempat tinggal yang tetap dan nikmati kehidupan yang wajar sebagaimana orang lain lakukan), buat kebun agar memperoleh makanan dan minuman dan menikah

Selain urusan-urusan pribadi, mereka juga diminta untuk mengupayakan kesejahteraan kota, dan jangan mau diperdayakan oleh nabi-nabi yang menyesatkan, juru tenung melalui mimpi-mimpi mereka yang sia-sia

Itu berarti, untuk mencapai masa depan yang penuh damai sejahtera, mereka mesti mengerjakan apa yang menjadi bagian mereka.

Selanjutnya di ayat 12 dikatakan: Apabila mereka berseru dan berdoa,Tuhan akan mendengarkan mereka.

Tuhan tidak hanya meminta mereka berdoa dan mendengarkan ramalan-ramalan yang berisi penghiburan semula dengan mudah menyerahkan semua tanggugjawab kepada Tuhan, tetapi mereka juga diminta untuk mengerjakan apa yang menjadi tanggungjawab mereka dengan cara mendirikan rumah, mengerjakan kebun, menikah, dan mengupayakan kesejahteraan kota.

Walaupun ada janji bahwa doa mereka akan didengarkan, tetapi mereka mesti bangkit dan melakukan sesuatu bagi diri mereka, bagi keluarga, bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Melalui bacaan ini kita dapat merenungkan beberapa hal:

1. Dalam kehidupan ini, kita akan terus berhadapan dengan berbagai persoalan, baik itu yang disebabkan oleh orang lain atau kita sendiri.

Dan dalam situasii tu Allah terus berkarya. Hal yang pasti, yaitu: "Allah memiliki rancangan yang penuh damai sejahtera". Namun tanggungjawab kita adalah terus melaksanakan amanat penugasan yang diberikan Allah bagi tiap-tiap kita.

Isi dari penugasan itu bukan hanya sebuah tindak verbal, bukan sekedar berita tentang pelepasan yang bersifat spiritual, tetapi sebuah tindakan nyata.

Penugasan itu begitu lengkap, bahkan sampai pada tanggungjawab sosial kemasyarakatan.

Bahwa panggilan kita tidak hanya bagi diri dan keluarga kita, tetapi juga bagi kesejahteraan kota.


2. Bahwa untuk mengerjakan itu semua akan ada banyak tantangan, tetapi kita memiliki pengharapan bahwa apa yang kita kerjakan secara bertanggungjawab, dengan tetap percaya pada masa depan yang baru akan Tuhan siapkan, maka tantangan seberat apapun, dapat kita hadapi.


3.Terus bertekun dalam doa, oleh karena ada janji bahwa Ia akan mendengarkan doa -doa kita.

Percayalah bahwa Allah adalah Allah yang aktif, yang akan menjawab doa-doa kita setelah Ia mendengarkan dengan baik.

Dalam doa, kita dapat mengujihati kita agar benar-benar tau apa yang perlu kita doakan.

Doa yang dilakukan bukan hanya sekedar sebuah tindakan formalitas, tetapi doa yang lahir dari pengetahuan yang cukup tentang apa yang mau kita doakan, apalagi hanya hanya sekedar membaca daftardoa.


4. Percayalah bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil.

Semua yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan diberkati.

Rancangan Damai sejahtera terus dikerjakan Allah bagis etiap orang yang terus berharap kepadaNya, sambil mengerjakan apa yang menjadi tanggungjawabNya.

Tuhan Memberkati kita. Amin.




source: tribunnews.com





Arsip Berita Gereja dan Dunia 2019:

21 Juni 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
5 kebohongan Novel The Da Vinci Code

Senin, 13 Mei 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Optimis Konas FK PKB PGI di Solo Berlangsung Sukses

Selasa, 12 Maret 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Emansipasi Kemanusiaan Yesus

Selasa, 05 Maret 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
GPIB GELAR SIDANG SINODE 2019 DI BALI

Senin, 04 Maret 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Aksi Pendeta Afrika Hidupkan Orang Mati, Sebuah Kebohongan

Arsip Berita Gereja dan Dunia 2019..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 10 Maret 2019

WARTA JEMAAT 10 Maret 2019


Minggu, 13 Oktober 2019

Jadwal Pelayanan MINGGU, 13 OKTOBER 2019


mINGGU, 13 Oktober 2019

LAGU LAGU IBADAH MINGGU


Minggu, 13 Oktober 2019

LAGU-LAGU IBADAH PELKAT & KELUARGA



Selamat Ulang Tahun
Hari ini tanggal: 22.10.2019

NamaSektor
... bulan ini selengkapnya
Selamat Ultah Perkawinan
Hari ini tanggal: 22.10.2019

Suami-IsteriSektor
... bulan ini selengkapnya