View : 182 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Minggu,10 Nopember 2019

HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI


 

Pada pasal 4 : 18 - 22 dalam Kitab Rut, tertulis tentang silsilah Daud, raja Israel yang menjadi tokoh utama kitab 1 - 2 Samuel dan 1 - 2 Raja - Raja. Nenek Daud dari ayahnya adalah Rut, seorang perempuan Moab. Kitab Rut ini mempunyai makna penting bagi orang - orang Yahudi di kemudian hari, sebab, setelah keruntuhan Bait Allah yang kedua pada tahun 70 Masehi, kitab ini dibacakan setiap Hari Raya Pentakosta Yahudi.

 

Tokoh utama kitab ini adalah Rut. Saat yang menentukan bagi Rut ialah ketika mengikuti Naomi kembali ke Betlehem setelah Naomi ditinggal mati suaminya dan kedua putranya. Naomi tidak lagi mempunyai suami, anak - anak dan harta benda, yang ada hanya dirinya dan imannya. Kendati begitu Rut berikrar untuk tetap bersama Naomi, suatu ikrar yang menyentuh  hati serta mengungkapkan kesungguhan kasihnya kepada Naomi dan keteguhan imannya kepada Tuhan. Kepada Naomi, Rut berkata "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau: sebab kemana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam : bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku : dimana engkau mati, aku pun mati di sana ... Begitulah kiranya Tuhan menghukum aku, bahkan lebih lagi daripada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau selain daripada maut"                 (Ayat 16 - 17).

 

Rut mengikuti Naomi ke Betlehem, jadi ia meninggalkan sanak saudaranya, negerinya, bangsanya dan allahnya, yang lebuh menjanjikan bagi masa depannya. Suatu keputusan iman yang berani. Dengan berpaut kepada Naomi, ia sepenuhnya mempercayakan dirinya kepada Tuhan. Sebagai generasi penerus dalam keluarga Elimelek - Naomi, Rut mewarisi dan mempraktekan iman dari keluarga suaminya. Keluarga beriman menjadi "tanah subur" bagi pertumbuhan iman anak - anak, generasi penerus dan iman itu akan teruji kematangannya justru saat menghadapi tantangan dan penderitaan.

HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI

 

Pada pasal 4 : 18 - 22 dalam Kitab Rut, tertulis tentang silsilah Daud, raja Israel yang menjadi tokoh utama kitab 1 - 2 Samuel dan 1 - 2 Raja - Raja. Nenek Daud dari ayahnya adalah Rut, seorang perempuan Moab. Kitab Rut ini mempunyai makna penting bagi orang - orang Yahudi di kemudian hari, sebab, setelah keruntuhan Bait Allah yang kedua pada tahun 70 Masehi, kitab ini dibacakan setiap Hari Raya Pentakosta Yahudi.

 

Tokoh utama kitab ini adalah Rut. Saat yang menentukan bagi Rut ialah ketika mengikuti Naomi kembali ke Betlehem setelah Naomi ditinggal mati suaminya dan kedua putranya. Naomi tidak lagi mempunyai suami, anak - anak dan harta benda, yang ada hanya dirinya dan imannya. Kendati begitu Rut berikrar untuk tetap bersama Naomi, suatu ikrar yang menyentuh  hati serta mengungkapkan kesungguhan kasihnya kepada Naomi dan keteguhan imannya kepada Tuhan. Kepada Naomi, Rut berkata "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau: sebab kemana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam : bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku : dimana engkau mati, aku pun mati di sana ... Begitulah kiranya Tuhan menghukum aku, bahkan lebih lagi daripada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau selain daripada maut"                 (Ayat 16 - 17).

 

Rut mengikuti Naomi ke Betlehem, jadi ia meninggalkan sanak saudaranya, negerinya, bangsanya dan allahnya, yang lebuh menjanjikan bagi masa depannya. Suatu keputusan iman yang berani. Dengan berpaut kepada Naomi, ia sepenuhnya mempercayakan dirinya kepada Tuhan. Sebagai generasi penerus dalam keluarga Elimelek - Naomi, Rut mewarisi dan mempraktekan iman dari keluarga suaminya. Keluarga beriman menjadi "tanah subur" bagi pertumbuhan iman anak - anak, generasi penerus dan iman itu akan teruji kematangannya justru saat menghadapi tantangan dan penderitaan.





Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 16 Februari 2020
Catatan Dari Meja Pendeta
JANJI TUHAN ADALAH KEKUATAN YANG MENGGERAKKAN

Minggu, 15 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA

Minggu, 01 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMURNIKAN DAN MEMBAWA SEJAHTERA

Minggu, 24 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
TANTANGAN HIDUP MEMBUAHKAN BERKAT

Minggu, 27 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH PEDULI DAN PENUH BELAS KASIHAN

Minggu, 13 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HUT KE-9 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 11 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 04 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 21 Juli 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
Pesan Majelis Sinode GPIB Dalam Rangka HUT ke 38 Pelkat PKB GPIB

Minggu, 30 Juni 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSATUAN INDONESIA

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)