View : 341 kali


Berita Gereja dan Dunia 2019
Rabu, 25 Desember 2019

Kota Betlehem

Kota Betlehem Kota Betlehem

Betlehem adalah sebuah kota Palestina di Tepi Barat dan merupakan sebuah pusat budaya Palestina dan industri pariwisata.

Kota ini memiliki arti penting bagi umat Kristen.

Sebab, Betlehem dipercaya sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus.

Betlehem juga merupakan tempat bagi komunitas Kristen Palestina terbesar di Timur Tengah.

Etimologi

Kata "Betlehem" berasal dari dua kata Ibrani "bet" yang berarti "rumah" dan "lekhem" yang berarti "roti".

Jadi secara harfiah kata "Betlehem" adalah "bet lekhem" yang berarti "rumah roti".

Kota Betlehem Kota Betlehem Kota Betlehem Kota Betlehem Ini langsung mengingatkan kita akan begitu banyaknya ladang gandum yang seperti yang dikisahkan dalam Kitab Rut (Rut 2).

Dalam Alkitab, ada dua kota yang dikenal dengan sebutan Betlehem, yaitu : (1) Betlehem di Zebulon (Yosua 19:15), yakni tempat tinggal hakim Ebzan (Hakim-hakim 12:8,10).

Lokasi Betlehem ini kira-kira 11 kilometer barat laut kota Nazaret tempat Yesus dibesarkan (Bandingkan : Matius 2:23; Lukas 2:39; Matius 21:11; 26:71; Kisah Para Rasul 2:22); (2) Betlehem di Efrata (Rut 1:2; Mikha 5:2; Matius 2:6) yang disebut juga Betlehem Yehuda.

Disebut dengan Betlehem Efrata karena memang dahulu namanya adalah Efrata (Kejadian 35:19).

Letak kota ini sekitar 9 kilometer di sebelah selatan Kota Yerusalem. (1)


Kependudukan

Kota Bethlehem telah dihuni sejauh era Paleolitikum dan sejak kemunculan agama Kristen, ada orang-orang Kristen di Betlehem.

Populasi Bethlehem sekarang lebih dari 26.000; Penduduknya didominasi oleh Muslim Arab dengan sekitar 40% orang Arab Kristen.

Warga Betlehem memegang kewarganegaraan Palestina.
Secara historis Betlehem telah dikalahkan dan diperintah oleh orang Romawi (132-135), Muslim (c.637); Ksatria Salib (1096-1099); Sultan Mesir (1187) dan lagi dari tahun 1813-1841, kemudian Utsmaniyah (1500) yang memerintah selama 400 tahun.

Dalam sejarah modern, Inggris merebut kota ini pada masa Perang Dunia I dan menguasai kota ini dari tahun 1920 sampai 1948.

Dalam Perang Arab-Israel pada tahun 1948, Yordania mencaplok Bethlehem dan tetap berkuasa sampai Perang Enam Hari pada tahun 1967.

Perang Enam Hari membawa Israel pada kemenangan lalu mendorong kembali perbatasan Yordania dan menguasai Bethlehem dan bagian lain di Tepi Barat. (2)


Lokasi

Israel tetap memegang kendali kota ini sampai tahun 1995, lalu setelah adanya persetujuan Perdamaian Oslo atas kota tersebut dan sekitar Tepi Barat, oleh pemerintah Israel diserahkan ke Otoritas Nasional Palestina.

Otoritas Palestina saat ini memiliki kontrol administratif dan militer atas kota Betlehem.

Tepi Barat dan Jalur Gaza adalah dua wilayah yang benar-benar terpisah ketika Anda mengunjungi Bethlehem, Anda tidak perlu masuk ke Gaza untuk mengunjungi Kota Betlehem.

Namun, Jalur Gaza dan Tepi Barat keduanya dikelola oleh Otoritas Palestina.

Bethlehem berada di Tepi Barat, yang berarti berada di bawah Otoritas Nasional Palestina.

Tepi Barat berbatasan di barat, utara dan selatan Negara Israel dan di sebelah timur dengan Yordania, ini disebut Tepi Barat karena memang letaknya di tepian barat Sungai Yordan.

Perlu dipahami bahwa Israel adalah negara kecil sehingga waktu Anda mengendarai mobil dari Israel ke kota di Tepi Barat seperti Bethlehem jaraknya sangat dekat dan singkat. (2)


Akses

Sebagian besar wisatawan atau turis mendarat di Tel Aviv, Amman, atau Cairo untuk dapat berkunjung ke Kota Bethlehem.

Perlu dicatat bahwa di Palestina tidak terdapat bandar udara internasional untuk saat ini.

Ada beberapa perbatasan antara Israel dan Bethlehem.

Anda perlu membawa passpor Anda untuk dapat masuk wilayah Palestina dari Israel.

Jika ada bahaya, maka tour akan dibatalkan tapi ada kehadiran militer yang protektif dan umumnya tidak pernah ada masalah untuk mengunjungi Bethlehem hingga saat ini. (2)


Sejarah Kekristenan

Dalam Perjanjian Lama, Kota Betlehem disebut sebagai kota kelahiran Raja Daud dan tempat dia dinobatkan sebagai Raja Israel.

Betlehem adalah tempat Kitab Rut ditetapkan.

Kota Bethlehem juga tempat Rachel melahirkan Benjamin dan meninggal (Kej 48:7).

Hari ini makam Rachel berdiri di dekat pintu masuk kota.

Di Perjanjian Baru Betlehem disebut sebagai tempat kelahiran Yesus.

Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem dari kota asal Nazaret di Israel Utara.

Mereka datang ke Betlehem untuk didaftarkan dalam sensus pajak nasional (Lukas 2:1-7), semua warga negara harus terdaftar di kota asal mereka dan Yusuf berasal dari keluarga Daud, Betlehem adalah kota Daud.

Jadi Nazaret adalah kota asal Yesus dan tempat Dia kemudian dibesarkan. (2)


Wisata Ziarah

Ada 2 tempat ziarah yang paling terkenal yaitu Gereja Nativity dan Padang Gembala.

Gereja Nativity adalah tempat dimana Tuhan Yesus dilahirkan sedangkan Padang Gembala adalah tempat dimana para malaikat menampakkan diri kepada para gembala untuk memberi kabar gembira atas kelahiran Sang Penyelamat.

source: tribunnewswiki.com





Arsip Berita Gereja dan Dunia 2019:

Minggu, 22 Maret 2020
Berita Gereja dan Dunia 2019
PGI Imbau Tiadakan Ibadah di Gereja Selama Dua Pekan Sejak 16 Mar 2020

Minggu, 22 Maret 2020
Berita Gereja dan Dunia 2019
Sekte Sesat yang Pemimpinnya Mengaku Pakai Jubah Yesus Dianggap Asal Virus Corona di Korsel

Minggu, 22 Maret 2020
Berita Gereja dan Dunia 2019
Penjelasan Para Ilmuwan soal Sifat Virus Corona dan Penyebarannya yang Ekstrem

Senin, 10 Februari 2020
Berita Gereja dan Dunia 2019
165 tahun Injil di Papua

Rabu, 25 Desember 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Pendeta GPIB Immanuel Tekankan Pesan Toleransi Antarumat Beragama

Sabtu, 21 Desember 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Ini Jadwal Kebaktian Malam Natal dan Hari Natal di Gereja GPIB Immanuel Jakarta

Sabtu, 30 November 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Peringati Hari Toleransi, GPIB Immanuel Semarang Selenggarakan Pagelaran Seni Nusantara

Sabtu, 23 November 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Sejarah Berdirinya GPIB Zebaoth Bogor, Berusia 100 Tahun Dulunya Disebut Gereja Ayam

Selasa, 16 Juli 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
Doa Bukan untuk Mengubah Keadaan Saya Tapi Mengubah Sikap Saya

21 Juni 2019
Berita Gereja dan Dunia 2019
5 kebohongan Novel The Da Vinci Code

Arsip Berita Gereja dan Dunia 2019..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)