View : 57 kali


Berita Gereja dan Dunia 2020
Senin, 17 Agustus 2020

Reaksi Pengemudi Ojek Online Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Reaksi Pengemudi Ojek Online Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Seorang pengemudi ojek online menjadi salah seorang relawan uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19. Apa reaksinya tubuhnya setelah disuntik bakal vaksin Covid-19?

"Pas pertama (disuntikkan) ngantuk banget, saya kira saya jarang tidur, tapi ngantuknya enggak bisa ditahan. Pas bangun, enak ke badan dan nafsu makan tinggi," ujar Fadly (32) saat dihubungi, dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Selain itu, sebelumnya Fadli juga merasakan tubuhnya sempat menghangat. Namun masih dalam tahap wajar.

"Bukan demam sih, tapi agak panas badan. Tapi wajar, saya juga lihat kartu catatan harian kan ada tingkatannya. Kalau bahaya itu suhu badan di atas 39 derajat," kata dia.

Setelah disuntik, Fadli mengaku ada pantangan yang tidak boleh dilakukannya. Salah satunya mengonsumsi obat tertentu.

"Pantangannya ada, yang saya ingat salah satu jenis obat enggak boleh dimakan, karena bisa menurunkan imun. Tapi aktivitas lain boleh, bahkan setelah divaksin saya ngojeg lagi," kata Fadly.

Fadly mendapatkan penyuntikan vaksin pada 11 Agustus lalu setelah mendaftarkan diri dan lulus sebagai relawan. Ternyata Fadly tidak sendiri.

Dia bersama enam anggota keluarganya merupakan relawan vaksin Covid-19. Termasuk ibu dan istrinya.

Fadly tergerak setelah mendapat penuturan dari adiknya yang sudah terlebih dahulu menjadi relawan. Dia mengaku, sempat merasa takut menjadi relawan.

"Tapi setelah dijelaskan bahwa itu Sinovac, sudah diuji coba dulu ke dokternya, lalu ke karyawan. Adik saya saya sudah sebulan, efek ke badan enak katanya," tutur Fadly.

Ketua Tim Riset Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Prof Kusnandi Rusmil mengungkapkan, ada beberapa reaksi ringan dari para relawan setelah mendapat suntikan bakal vaksin Covid-19.

"Ada beberapa reaksi yang bisa timbul setelah disuntik vaksin," ujar Ketua Tim Riset Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Prof Kusnandi Rusmil saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Menurut Kusnandi, bengkak di bekas suntikan 1-2 persen dan peningkatan suhu tubuh kemungkinan di angka 15 persen.

Bila ditemukan kasus peningkatan suhu tubuh, penanganan yang dilakukan hampir sama dengan anak bayi yang baru imunisasi. Yaitu diberikan parasetamol atau obat penurun panas.

Selama menjalani uji calon vaksin itu, kata Kusnandi, relawan akan dipantau kesehatannya selama enam bulan.

Hingga saat ini sudah ada 21 relawan yang telah mendapat suntikan bakal vaksin Covid-19.

source: kompas.tv





Arsip Berita Gereja dan Dunia 2020:

Senin, 17 Agustus 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Memperingati 51 Tahun Injil Masuk di Hogio

Senin, 17 Agustus 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Tuhan memilih orang yang Dia inginkan. (Kisah Yakub, Mencuri Hal Kesulungan Kakaknya)

Rabu, 12 Agustus 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Efek Samping Vaksin Covid-19 yang Diuji Coba di Bandung

Rabu, 08 Juli 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Injil Bahasa Minang, PGI: Agar Umat Bisa Membaca Alkitab dalam Bahasa Daerah

5 Juli 2020, 13:44:40 WIB
Berita Gereja dan Dunia 2020
Umat Katolik di Kupang Kembali Beribadah Bersama di Gereja

Rabu, 01 Juli 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Gereja di Semarang Dibuka Mulai 18 Juli, Cek Protokol Kesehatannya

Rabu, 17 Juni 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Tanggal 21 Juni atau September 2020 Kiamat? Itu Berita HOAX. Inilah 14 Tanda Kiamat dalam Alkitab, Orang Kristen Wajib Tahu!

Kamis, 9 April 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Terang Paskah di Tengah Pandemi Covid-19

Minggu, 22 Maret 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
PGI Imbau Tiadakan Ibadah di Gereja Selama Dua Pekan Sejak 16 Mar 2020

Minggu, 22 Maret 2020
Berita Gereja dan Dunia 2020
Sekte Sesat yang Pemimpinnya Mengaku Pakai Jubah Yesus Dianggap Asal Virus Corona di Korsel

Arsip Berita Gereja dan Dunia 2020..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 06 September 2020

IMMANUEL PEDULI


Minggu, 06 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 06 September 2020

POKOK DOA JEMAAT YANG SAKIT & Jemaat Lansia/Jompo