View : 683 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Minggu, 10 Juni 2012

KELUARKAN DULU BALOK DIMATA

Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu:  Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.- Matius 7:1-5.

Hal ini lazim terjadi kepada orang yang bertindak sebagai auditor, korektor maupun editor. Ketika mereka mengaudit, mengkoreksi ataupun mengedit hasil kerja orang lain, mereka akan sangat mudah menemukan kesalahan di sana sini. Namun pada saat yang sama, ketika mereka melakukannya untuk hasil kerjanya sendiri mereka akan sangat kesulitan untuk menemukannya. Bukan berarti para auditor, korektor atau editor seperti saya misalnya, tidak pernah melakukan kesalahan. Saya juga sering melakukan kesalahan, namun entah mengapa saya sering merasa tulisan saya benar tanpa salah, sangat berbeda pada waktu saya mengedit tulisan orang lain yang dengan mudah bisa menemukan kesalahan mereka.


Itulah sifat manusia. Mudah menemukan kesalahan orang lain, tapi sangat susah menemukan kesalahan diri sendiri. Kesalahan orang lain yang begitu kecil dan samar bisa kita lihat, tapi kesalahan kita sendiri yang begitu besar dan ada di depan mata justru tidak kelihatan. Kita dengan mudah menyebutkan sifat-sifat orang lain yang buruk, namun kita tidak bisa menemukan sifat-sifat buruk apa yang ada pada diri kita, sebab diri kita terlihat begitu sempurna di pemandangan kita sendiri.


Tentu saja sikap tersebut bukanlah sikap yang baik. Sikap seperti itu hanya akan membuat kita menjadi tukang kritik atau bertindak layaknya hakim yang menjatuhkan vonis penghakiman di sana sini. Pada saat yang sama, kita selalu melakukan pembenaran atas diri kita sendiri, meski banyak kekurangan dan terjadi kesalahan di dalam diri kita. Selain itu, kita tidak bisa bertumbuh menjadi lebih baik kalau merasa diri kita sudah sempurna tanpa kesalahan. Kita tahu bahwa sebuah kemajuan bisa dicapai dengan proses trial-error, bagaimana kita bisa mencoba untuk menjadi lebih baik kalau merasa tidak pernah error? Yesus berkata, "Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."


Agar tidak jadi orang munafik, adalah baik kalau melihat kekurangan diri kita lebih dulu sebelum kita menjatuhkan penghakiman kepada orang lain. Keluarkan dulu balok di mata kita, baru kita boleh mengeluarkan selumbar dari mata orang lain.



silahkan kunjungi: http://www.alexletlora.com





Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 16 Februari 2020
Catatan Dari Meja Pendeta
JANJI TUHAN ADALAH KEKUATAN YANG MENGGERAKKAN

Minggu, 15 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA

Minggu, 01 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMURNIKAN DAN MEMBAWA SEJAHTERA

Minggu, 24 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
TANTANGAN HIDUP MEMBUAHKAN BERKAT

Minggu,10 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI

Minggu, 27 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH PEDULI DAN PENUH BELAS KASIHAN

Minggu, 13 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HUT KE-9 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 11 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 04 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 21 Juli 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
Pesan Majelis Sinode GPIB Dalam Rangka HUT ke 38 Pelkat PKB GPIB

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)