View : 1060 kali


Renungan SBU Malam
Rabu, 19 Desember 2012
Yesaya 33:1-9

DISELAMATKAN DARI KRISIS

Keadaan disekitar kita harus berubah. Kehidupan nampak semakin individualistis. Tetapi hati dan sikap anak-anak Tuhan tidak boleh ikut berubah. Kita dipanggil untuk menyaksikan Allah dalam setiap keadaan. Anak-anak Tuhan harus berjuang menyatakan panggilan dan pengutusan-Nya untuk menyatakan damai sejahtera Allah.

Dulu, orang membunuh dan mencuri untuk mempertahankan hidup. Kini, orang membunuh hanya karena merasa tersinggung dan sakit hati. Orang mencuri hanya karena ingin memenuhi tuntutan gaya hidup modern. Thomas Lickona (1991), menggambarkan ironinya zaman ini. Manusia sedemikian cerdasnya dalam membedakan hal-hal yang benar dan salah, namun tetap memilih untuk melakukan yang salah, inilah potret dunia saat ini yang sedang mengancam dunia kita, keluarga, gereja dan masyarakat. Generasi masa depan juga ikut terancam. Ini dapat menghancurkan masyarakat kita.

Menghadapi pergumulan yang berat, patutlah kita berdoa bagi Allah dalam iman dan pengharapan yang teguh agar terlepas dari krisis yang berat (ay.5). Kitab ini menjadi catatan sejarah bahwa Allah sendiri yang bangkit dan bertindak melenyapkan bangsa-bangsa yang mengingkari perjanjian-Nya dan menghinakan nama-Nya. Perlu bagi kita untuk tetap berdiri kokok untuk bersaksi tentang kebenaran dan keadilan-Nya. Teruslah bersaksi ditengah kesukaran hidup sekalipun. Masa raya Natal yang segera kita jelang menguatkan kita bahwa Ia datang untuk membebaskan kita dari berbagai tekanan hidup yang kita alami. Ingat pelangi kasih-Nya menyertai kita.


KJ . 46 : 3 , 5

Doa : (Ya Tuhan kuatkan kami agar tetap berpegang teguh pada-Mu ditengah gumul dan juang kami)


Label:  Yesaya 33:1-9 


Arsip Renungan SBU Malam:

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
IMAN YANG HIDUP

Minggu, 25 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
MENANTI

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
JANJI ALLAH

Sabtu, 24 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
KEPASTIAN KEPUTUSAN ALLAH

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENYANGKAL KARYA KESELAMATAN KRISTUS

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PENGHARAPAN DAN JANJI ALLAH

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
POKOK KESELAMATAN ABADI

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PANCAINDERA YANG TERLATIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
TUHAN, BAPA MAHAKASIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Arsip Renungan SBU Malam..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 20 September 2020

PEMAIN ORGAN


Minggu, 20 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 20 September 2020

PEMBERKATAN PERKAWINAN