View : 860 kali


Renungan SBU Malam 2013
Kamis, 16 Mei 2013
YOHANES 14 : 27 - 31

DAMAI SEJAHTERA YESUS

Pernyataan Yesus bahwa Ia akan pergi dan meninggalkan murid-murid-Nya ternyata tidak hanya menggoncangkan pikiran para murid. Pikiran mereka yang terganggu itu sampai-sampai menyentuh hati mereka. Adalah suatu kenyataan dalam kehidupan ini apabila pikiran sudah tergoncang hati terpengaruh, sehingga ketenangan batin terganggu dan tidak lagi ada perasaan damai. Jika sudah tidak tenang di dalam hati, itu akan melemahkan semangat dan motivasi.

Yesus mengerti hati yang terdalam dari murid-murid-Nya. Ia tahu murid-murid-Nya belum mengerti apa yang disampaikan-Nya. Yesus tahu bahwa murid-murid-Nya merasa kehilangan dengan kepergian-Nya. Rasa kehilangan itu telah membuat hati tidak tentram. Yesus tidak mau murid-murid-Nya kehilangan semangat dan motivasi. Ia mau memulihkan batin mereka. Ia mau menyegarkan hati mereka agar mereka tetap mampu menerima kenyataan yang berat. Jika hati tenang dan damai, mereka dapat dan pasti kuat menerima kenyataan hidup yang tidak selaras dengan harapan mereka. Kepada murid-murid-Nya, Yesus berkata : damai sejahtera Ku-tinggalkan bagimu. Yesus tidak meninggalkan murid-murid-Nya tanpa kepastian. Yesus memberikan penawar hati mereka yakni damai sejahtera.

Memasuki waktu istirahat malam ini, jika hati kita masih gelisah karena persoalan tertentu atau kata-kata buruk sehingga kita tidak dapat beristirahat dengan tenang, mohonlah agar damai Yesus menyegarkan hati dan pikiran kita. Mari kita buka hati menerima damai sejahtera dari Yesus, karena Yesuslah jawaban hidup kita. Tidak ada persoalan yang tidak dapat diatasi bersama Yesus.



KJ. 408 : 2 Klik di sini untuk mendengarkan musik ...

Doa : (Tuhan, berikanlah kepada kami damai-Mu, sehingga kami mampu mengalirkan damai kepada sesama)


Label:  YOHANES 14 : 27 - 31 


Arsip Renungan SBU Malam 2013:

Jumat, 23 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENYANGKAL KARYA KESELAMATAN KRISTUS

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
POKOK KESELAMATAN ABADI

Kamis, 22 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
PANCAINDERA YANG TERLATIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
TUHAN, BAPA MAHAKASIH

Kamis, 15 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Rabu, 14 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KASIH ALLAH BAPA

Rabu, 14 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
DIHUKUM KARENA BERDOSA

Selasa, 13 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENGENAL TUHAN LEWAT FIRMAN-NYA

Selasa, 13 Oktober 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERIBADAH TANPA KETAATAN

Senin, 12 Oktober 2020
Renungan SBU Pagi 2020
BAHAYA YANG TAK DISADARI

Arsip Renungan SBU Malam 2013..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 20 September 2020

PEMAIN ORGAN


Minggu, 20 September 2020

UCAPAN TERIMA KASIH


Minggu, 20 September 2020

PEMBERKATAN PERKAWINAN









Sub Kategori Renungan SBU Malam 2013: