View : 471 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Sabtu, 14 Desember 2013

POHON KEKERABATAN

Pendeta Ny. Maria Yulietta Silahooij,S.Th,M.Pd.K

POHON KEKERABATAN Kebersamaan, kerukunan, kekerabatan, baik kerabat keluarga, kerabat persekutuan atau kerabat dalam masyarakat, adalah ibarat sebatang pohon. Pohon itu makin lama makin bertambah besar. Akarnya makin dalam. Batang dan ranting makin bertambah banyak. Daunnya tambah lebat. Dalam pohon kekerabatan itu, kita adalah sehelai daun.

Tetapi janganlah berkata berkata "Aku Cuma sehelai daun, aku tidak berarti apa-apa". Tiap daun berguna untuk pohon. Kita masing-masing pun berguna untuk pohon kebersamaan atau kekerabatan. Namun demikian, seringkali pohon kebersamaan atau kekerabatan itu tidak berlangsung lama karena perbedaan, keegoisan, miskomunikasi, dll.

Padahal kebersamaan dan kekerabatan itu merupakan harapan semua orang. Kekerabatan dan kebersamaan impian yang terus diperjuangkan oleh semua orang. Karena ketika orang hidup bersama dengan penuh kerukunan, maka akan tercipta damai dan kehidupan yang saling memberkati dan diberkati Tuhan.

Hal itu pun coba kita maknai bersama ketika dalam penantian Raja Damai. Jangan sampai ketika kita menerima kehadiran Raja Damai, tetapi kita masih hidup tidak rukun dan tidak berdamai dengan keluarga, teman persekutuan, rekan kerja dan umat beragama lain. Bagaimana mungkin Raja Damai yang membawa berkat akan kita rasakan pengurapanNya kalau kita masih membatasi diri pada kemarahan, dendam dan ketidakrukunan.

Kahlil Gibran menyatakan bahwa "Hal paling indah, adalah bahwa kau, aku dan kita selalu berjalan bersama, bergandengan tangan dalam keindahan dunia ini. Kita bersama menengadahkan tangan untuk menerima Sang kehidupan sebab Sang kehidupan itu dermawan". Meyakini bahwa dalam kebersamaan dan kerukunan, berkat Allah akan selalu hadir dalam hidup ini.





Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 16 Februari 2020
Catatan Dari Meja Pendeta
JANJI TUHAN ADALAH KEKUATAN YANG MENGGERAKKAN

Minggu, 15 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA

Minggu, 01 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMURNIKAN DAN MEMBAWA SEJAHTERA

Minggu, 24 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
TANTANGAN HIDUP MEMBUAHKAN BERKAT

Minggu,10 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI

Minggu, 27 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH PEDULI DAN PENUH BELAS KASIHAN

Minggu, 13 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HUT KE-9 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 11 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 04 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 21 Juli 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
Pesan Majelis Sinode GPIB Dalam Rangka HUT ke 38 Pelkat PKB GPIB

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)