View : 1076 kali


Renungan SBU Malam 2013
Senin, 23 Desember 2013
Yesaya 9:1-6

DIALAH TERANG KITA

Betapa bebalnya umat Israel, yang tidak kunjung menyadari bahwa semua kesulitan yang menimpa mereka adalah karena mereka menlnggalkan Tuhan, dan berpaling pada berhala kafir. Pada situasi itu orang yang mengatakan kebenaranpun harus menyembunyikan diri. Ketika politik jadi panglima dan kekuasaan jadi alat komunikasi, maka yang menderlta adalah masyarakat jelata.

Jadi kita bisa menghayati makna hadirnya terang dalam katakata Yesaya. Kuasa penindas berakhir, peralatan penindasan dimusnahkan. Terang datang dalam wujud seorang manusia. Seorang anak yang akan lahir. Tapi yang luar biasa ialah namanya. Dia adalah sekaligus Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Aura kehormatan jelas sekali pada anak itu. Siapa gerangan anak itu?

Sesungguhnya anak seperti itu tidak pernah ada dalam sejarah, sampai tiba peristiwa Natal. Saat Bayi Natal hadir, Paduan suara balatentara sorgawi menyanyi dihadapan para gembala yang hanya masyarakat jelata. Damai dibumi. Begitu inti nyanyiannya. Untuk menyembah Dia, tiga raja berlelah datang dari timur, dengan berpedoman pada cahaya bintang. Dimanakah sang Raja yang baru lahir itu?" tanya mereka. Itu pernyataan bahwa yang lahir di kandang dan berbaring dipalungan itu dari awal mulanya sudah seorang Raja.

Minggu Adven segera berakhir. Menyongsong Natal sama sekali tidak berarti bebas dari beban kehidupan. Tapi kita punya Penasihat Ajaib untuk menunjukkan jalan keluar. Allah yang perkasa untuk menaklukkan kuasa-kuasa dunia. Bapa yang kekal, yang selalu membuka tangan menyambut kedatangan kita. Raja damai yang selalu memberikan kelegaan dalam tiap kesulitan. Dialah terang kita. Dialah Bayi Natal itu. Selamat menyongsong Natal saudaraku.


KJ. 139 : 4,5 Klik di sini untuk mendengarkan musik ...

Doa : (Tuhan tolonglah saya, memancarkan cahaya Kristus bagi semua orang disekitar saya)





Arsip Renungan SBU Malam 2013:

SELASA, 31 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN PRASANGKA

SELASA, 31 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN PENDERITAAN

SENIN, 30 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN KESENANGAN

SENIN, 30 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
PELAYAN DAN TUHAN

SABTU, 28 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
HADAPI DENGAN IMAN

MINGGU, 29 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KESADARAN PELAYAN

MINGGU, 29 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN SUARA KENABIAN

SABTU, 28 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
|MAN MENGHAPUS SEGALA KECEMASAN

JUMAT, 27 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENANTI DENGAN IMAN

JUMAT, 27 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN BERTINDAK DALAM KEADILAN

Arsip Renungan SBU Malam 2013..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Malam 2013: