View : 2528 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Minggu, 20 April 2014

KREASI UNIK TELUR RAKSASA DI EASTERVAGANZA

Pendeta Ny. Maria Y. Silahooij,S.Th,M.Pd.K

KREASI UNIK TELUR RAKSASA DI EASTERVAGANZA

Judul di atas adalah kutipan pada halaman depan salah satu surat kabar yang terbit pada hari Sabtu 19 April 2014. Pada ulasan tersebut dikatakan bahwa Paskah identik dengan adanya telur Paskah. Telur Paskah sebagai simbol adanya kehidupan yang baru dan masa depan yang baru. Dan masa depan itu bukan kepunyaan manusia, Masa depan dan kehidupan yang baru adalah pemberian Tuhan bagi manusia dan segenap ciptaan.

Dengan pemberitaan di berbagai media yang ada bahkan kalender kita memberi kesempatan untuk meliburkan semua aktifitas di hari Jumat karena diperingati sebagai kematian Yesus Kristus. Berita dan cerita tentang Paskah dan telur Paskah bukan lagi konsumsi warga jemaat dalam hal ini Gereja, tetapi bisa dikatakan sebagai komoditi dan peluang untuk menciptakan tren pasar. Pernik-pernik Paskah yang diperjual belikan menguntungkan sekelompok orang yang berbisnis.

Kalau dunia sudah memahami bahwa Paskah Yesus berarti adalah kebangkitan Yesus dari kematian. Apakah kita juga sama seperti anggapan orang lain hanya sebatas memahami tanpa kreasi. Coba perhatikan rangkaian puisi seorang cendekiawan Muslim tokoh Nahdlatul Ulama(NU) Ulil Absar Abdala.

Ia yang rebah, di pangkuan perawan suci, bangkit setelah 3 hari melawan mati.
Ia yang lemah,menghidupkan harapan yang nyaris punah.
Ia yang maha lemah, jasadnya menanggung derita kita.
Ia yang maha lemah,derita nya menaklukan raja-raja dunia,
Ia yang jatuh cinta pada pagi, setelah dirajam nyeri. Ia yang tengadah ke langit suci,terbalut kain merah kirmizi; Cintailah aku!. Mereka bertengkar tentang siapa yang mati di palang kayu.

Aku tidak tertarik pada debat ahli teologi. Darah yng mengucur itu lebih menyentuhku.

Saat aku jumawa dengan imanku, tubuh nyeri yang tergeletak di kayu, terus mengingatkanku; Bahkan Ia pun menderita bersama yang nista.
Muhammadku, Yesusmu, Krisnamu, Budhamu, Konfuciusmu, mereka semua guru-guruku.

Yang mengajarku tentang keluasan dunia, dan Cinta.
Penyakitmu wahai kaum beriman; kalian mudah puas diri, pongah, jumawa, bagai burung merak.
Kalian gemar menghakimi!. Tubuh yang mengucur darah di kayu itu, bukan burung merak.

Ia mengajar kita tentang CINTA untuk mereka yang disesatkan dan dinista,
Penderitaan kadang mengajarmu tentang iman yang rendah hati.
Huruf-huruf dalam Kitab Suci kerap membuatmu merasa paling suci.
Ya Jesusmu adalah juga Jesusku, Ia telah menebusku dari iman yang jumawa dan tinggi hati.

Ia membuatku CINTA pada yang dinista.
Semoga semua hidup berbahagia dalam kasih Tuhan.


Label:  Berita GPIB Immanuel Bekasi 


Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 16 Februari 2020
Catatan Dari Meja Pendeta
JANJI TUHAN ADALAH KEKUATAN YANG MENGGERAKKAN

Minggu, 15 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA

Minggu, 01 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMURNIKAN DAN MEMBAWA SEJAHTERA

Minggu, 24 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
TANTANGAN HIDUP MEMBUAHKAN BERKAT

Minggu,10 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI

Minggu, 27 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH PEDULI DAN PENUH BELAS KASIHAN

Minggu, 13 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HUT KE-9 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 11 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 04 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 21 Juli 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
Pesan Majelis Sinode GPIB Dalam Rangka HUT ke 38 Pelkat PKB GPIB

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)