View : 2313 kali


Catatan Dari Meja Pendeta
Sabtu, 31 Mei 2014

PEMAHAMAN MASA RAYA PENTAKOSTA DALAM PERJANJIAN BARU

Pendeta Ny. Maria Y. Silahooij,S.Th,M.Pd.K

PEMAHAMAN MASA RAYA PENTAKOSTA DALAM PERJANJIAN BARUHari Raya Pentakosta dirayakan pada hari Minggu ketujuh setelah hari Raya Paskah sebagai peringatan pencurahan Roh Kudus atas para Rasul. Dimana Gereja perdana merayakannya sebagai Hari Pengucapan Syukur atas panen.

Mengapa orang-orang Yahudi berkumpul di Yerusalem?

Pada saat itu Yerusalem masih menjadi pusat keagamaan Yahudi yang paling penting. Sehingga banyak orang datang dengan maksud menjalankan ritual keagamaan yakni membawa Persembahan Syukur atas keberhasilan dalam bidang pertanian. Kisah Para Rasul 2 ayat 1 menjelaskan Pada Hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul....


Ayat 5 menjelaskan adanya orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa.
Hal tersebut memberikan indikasi bahwa Hari Raya Pentakosta, bukan sekedar sebuah perayaan tanpa makna yang sangat mendalam. Orang-orang beragama yang taat, berusaha untuk mengambil bagian dalam proses "Ziarah ke kota Yerusalem". Bukan hanya persembahan syukur atas panen yang mereka bawa dan letakkan di Bait Allah.

Orang-orang saleh, datang ke Bait Allah ingin bersukacita tetapi juga mengungkapkan kepedulian terhadap sesama.


Ketika orang-orang yang taat datang beribadah di Bait Allah, mereka benar-benar memelihara nilai persekutuan orang-orang percaya yang tidak dapat digantikan dengan materi apapun. Pada saat mereka sedang dalam proses ibadah ritual, banyak orang mengalami kedasyatan kuasa Allah yang tidak tertandingi. Berbahasa yang beda-beda, karena mereka dikuasai oleh Roh Kudus. Siapakah Roh Kudus, IA adalah pribadi ALLAH( band.Kejadian 1:1) Roh Kudus sudah ada sebelum dunia dijadikan, Roh Kudus tinggal dan berdiam dalam rahim Bunda Maria. Roh Kudus yang melakukan banyak mujizat. Karena Roh Kudus, maka Gereja perdana muncul dan Gereja sampai hari ini tetap eksis menyatakan kesaksian iman bahwa Allah menuntun umat dan memeliharanya.

Gereja ada karena kuasa Roh Kudus, dan sudah selayaknya kita mengucap syukur. Karena Gereja sebagai Ibu yang melahirkan dan membesarkan kehidupan dan pertumbuhan orang-orang percaya pada Kristus. Gereja pun dapat dijadikan sebagai tempat perjumpaan dengan sesama mereka yang takut akan Tuhan.

Bagaimana kita memaknai Masa Raya Pentakosta dalam kehidupan persekutuan Gereja di zaman modern? Kita diajak untuk belajar kembali kepada Alkitab. Bahwa Pentakosta semestinya membawa perubahan yakni kepedulian di tengah komunitas masyarakat yang tidak peduli, terjadinya pergeseran nilai kebersamaan. Memaknai Pentakosta sebagai gereja kita akan berusaha saling mengenal dan dikenal serta saling mengerti dan memberi pengertian.

Kepada kita diberikan kesempatan untuk membawa Pengucapan Syukur dalam bentuk apapun bukan karena tradisi tetapi karena kehidupan yang telah diberkati. Secara khusus pada tanggal 8 Juni 2014 kita akan mengingat rayakan peristiwa iman yakni Pentakosta. Pengucapan Syukur atas berkat melalui saudara seiman, akan dilaksanakan secara bersama dari kita untuk sesama di dalamnya nama Tuhan dimuliakan.

Selamat mempersiapkan diri memasuki Masa Raya PENTAKOSTA.


Label:  Berita GPIB Immanuel Bekasi 


Arsip Catatan Dari Meja Pendeta:

Minggu, 16 Februari 2020
Catatan Dari Meja Pendeta
JANJI TUHAN ADALAH KEKUATAN YANG MENGGERAKKAN

Minggu, 15 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA

Minggu, 01 Desember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
MEMURNIKAN DAN MEMBAWA SEJAHTERA

Minggu, 24 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
TANTANGAN HIDUP MEMBUAHKAN BERKAT

Minggu,10 Nopember 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HIDUP DALAM PERBEDAAN GENERASI

Minggu, 27 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
ALLAH PEDULI DAN PENUH BELAS KASIHAN

Minggu, 13 Oktober 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
HUT KE-9 PELKAT PERSEKUTUAN KAUM LANJUT USIA GPIB

Minggu, 11 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 04 Agustus 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
PERSEPULUHAN

Minggu, 21 Juli 2019
Catatan Dari Meja Pendeta
Pesan Majelis Sinode GPIB Dalam Rangka HUT ke 38 Pelkat PKB GPIB

Arsip Catatan Dari Meja Pendeta..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)