View : 1827 kali


Renungan SBU Pagi 2015
MINGGU, 19 JULI 2015
Nehemia 6:1-9

TANTANGAN DALAM PELAYANAN

Konteks:
Nehemia 6:1-9

Pembangunan tembok diselesaikan Usaha-usaha membunuh Nehemia

6:1Ketika Sanbalat dan Tobia dan Gesyem, orang Arab itu dan musuh-musuh kami yang lain mendengar, bahwa aku telah selesai membangun kembali tembok, sehingga tidak ada lagi lobang, walaupun sampai waktu itu di pintu-pintu gerbang belum kupasang pintunya,

6:2maka Sanbalat dan Gesyem mengutus orang kepadaku dengan pesan: "Mari, kita mengadakan pertemuan bersama di Kefirim, di lembah Ono!" Tetapi mereka berniat mencelakakan aku.

6:3Lalu aku mengirim utusan kepada mereka dengan balasan: "Aku tengah melakukan suatu pekerjaan yang besar. Aku tidak bisa datang! Untuk apa pekerjaan ini terhenti oleh sebab aku meninggalkannya dan pergi kepada kamu!"

6:4Sampai empat kali mereka mengirim pesan semacam itu kepadaku dan setiap kali aku berikan jawaban yang sama kepada mereka.

6:5Lalu dengan cara yang sama untuk kelima kalinya Sanbalat mengirim seorang anak buahnya kepadaku yang membawa surat yang terbuka.

6:6Dalam surat itu tertulis: "Ada desas-desus di antara bangsa-bangsa dan Gasymu membenarkannya, bahwa engkau dan orang-orang Yahudi berniat untuk memberontak, dan oleh sebab itu membangun kembali tembok. Lagipula, menurut kabar itu, engkau mau menjadi raja mereka.

6:7Bahkan engkau telah menunjuk nabi-nabi yang harus memberitakan tentang dirimu di Yerusalem, demikian: Ada seorang raja di Yehuda! Sekarang, berita seperti itu akan didengar raja. Oleh sebab itu, mari, kita sama-sama berunding!"

6:8Tetapi aku mengirim orang kepadanya dengan balasan: "Hal seperti yang kausebut itu tidak pernah ada. Itu isapan jempolmu belaka!"

6:9Karena mereka semua mau menakut-nakutkan kami, pikirnya: "Mereka akan membiarkan pekerjaan itu, sehingga tak dapat diselesaikan



MINGGU VIII SESUDAH PENTAKOSTA
MINGGU, 19 JULI 2015
(lbadah Syukur HUT Pelkat PKB GPIB)
KJ.341:1 -Berdoa
TANTANGAN DALAM PELAYANAN

Nehemia 6:1-9
Tetapi mereka berniat mencelakakan aku (ay. 2)


Tembok suatu kota bagi kota-kota pada saat itu, merupakan hal yang vital. Tembok kota dibangun untuk keamanan kota demi etenteraman kehidupan warga kota. Misalnya tembok kota Yerikho yang dibangun dengan kuat dan kokoh namun rubuh |uga. Bukan oleh kekuatan Israel tapi oleh kuasa Allah ketika Israel memasuki kota Yerikho.

Ketika Raja Babilonia, Nebukadnezar menyerang kota Yerusalem, ia menghancurkan tembok kota itu. Ketenangan Yerusalem terusik. Mereka yang memusuhi Israel memang tidak menghendaki ketenangan dan kemajuan Israel. Nehemia sangat prihatin dengan keadaan bangsanya. la berniat untuk membangun kembali tembok itu. la pun berpuasa dan berdoa. Raja Artahsasta mengizinkannya, bahkan memberi kemudahan dan memohon semua pihak dapat membantu Nehemia (Neh 2:5-9).

Pembangunan tembok akhirnya bisa selesai dalam waktu kurang dari dua bulan. Musuh-m usuh Israel tidak senang. Berbagai upaya dilakukan untuk mencelakakan dan membunuh Nehemia. Sebagai gereja (khususnya Pelkat PKB GPIB yang ber-HUT) yang hadir di tengah masyarakat dan bangsa, kita menghadapi berbagai tantangan pelayanan yang tidak mudah. Dibutuhkan : "kesediaan, komitmen, keberanian dan pengorbanan". Godaan, bujukan, tindakan kekerasan dapat saja muncul. Sebaik apapun kita telah melayani, pasti ada (saja) tantangan dalam pelayanan. Kadang-kadang kita tergoda untuk terus berunding alias rapat-rapat tanpa melakukan sesuatu. Belajarlah dari Nehemia. Saat menghadapi tantangan dalam pelayanan ia mengandalkan Tuhan (berpuasa dan berdoa dengan sungguh). Jangan pernah takut lnenghadapi tantangan. Seperti Tuhan menyertai Nehemia, demikian juga la menyertai kita.

KJ.341 : 3
Doa : (Tuhan, mampukan kami untuk menghadapi setiap tantangan pelayanan yang kami hadapi)


Label:  Nehemia 6:1-9 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
SELAMAT DAN TERLEPAS

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENODAI PERJAMUAN TUHAN

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
KECONGKAKAN IBADAH DIHUKUM TUHAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KETIDAKJUJURAN MEMBAWA KETIDAK TERATURAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERBALIKLAH KEPADA TUHAN

RABU. 27 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENOLAK TAURAT, MENOLAK HIDUP TERATUR

RABU, 27 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
DAMPAK DARI PENOLAKAN UMUM

SE:ASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
ALLAH HAKIM YANG ADIL

SELASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN UMAT

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: