View : 2555 kali


Renungan SBU Pagi 2015
MINGGU, 2 AGUSTUS 2015
2 Samuel 2:1-7

PEMIMPIN YANG DIPERKENANKAN TUHAN

Konteks
Daud menjadi raja atas Yehuda
2:1 Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?" Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah." Lalu kata Daud: "Ke mana aku pergi?" Firman-Nya: "Ke Hebron." 2:2 Lalu pergilah Daud ke sana dengan kedua isterinya: Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel itu. 2:3 Juga Daud membawa serta orang-orangnya yang mengiringinya masing-masing dengan rumah tangganya, dan menetaplah mereka di kota-kota Hebron. 2:4 Kemudian datanglah orang-orang Yehuda, lalu mengurapi Daud di sana menjadi raja atas kaum Yehuda. Ketika kepada Daud diberitahukan bahwa orang-orang Yabesh-Gilead menguburkan Saul, 2:5 maka Daud mengirim orang kepada orang-orang Yabesh-Gilead dengan pesan: "Diberkatilah kamu oleh TUHAN, karena kamu telah menunjukkan kasihmu kepada tuanmu, Saul, dengan menguburkannya. 2:6 Oleh sebab itu, TUHAN kiranya menunjukkan kasih dan setia-Nya kepadamu. Akupun akan berbuat kebaikan yang sama kepadamu, karena kamu telah melakukan hal yang demikian. 2:7 Kuatkanlah hatimu sekarang dan jadilah orang-orang yang gagah perkasa, sekalipun tuanmu Saul sudah mati; dan aku telah diurapi oleh kaum Yehuda menjadi raja atas mereka."


MINGGU X SESUDAH PENTAKOSTA
MINGGU, 2 AGUSTUS 2015
RENUNGAN PAGI
KJ. 413:1,2 -Berdoa
PEMIMPIN YANG DIPERKENANKAN TUHAN

2 Samuel 2:1-7
...dan aku telah diurapi oleh kaum Yehuda menjadi raja atas mereka." (ay.7)


Siapa yang tak mau menjadi presiden? Menjadi presiden pastilah sesuatu yang diinginkan banyak orang, karena presiden adalah seseorang yang memiliki kekuasaan besar dan bertanggungjawab atas kehidupan banyak orang. Sudah tentu kehormatan, penghargaan dan berbagai fasilitas lain, akan dimiliki presiden. Tetapi justru karena banyaknya kekuasaan dan tanggungjawab itulah yang membuat menjadi presiden bukanlah sesuatu yang gampang sehingga asal mau saja bukanlah alasan yang baik untuk menjadi presiden.

Demikian pun halnya menjadi pemimpin. Bertangggungjawab atas kehidupan banyak orang itulah yang membuat jabatan seperti presiden atau pemimpin itu bukanlah sesuatu yang gampang. Tanggungjawab sebesar itulah yang membuat menjadi pemimpin tidak boleh sekadar dilihat hal-hal yang menyenangkan saja. Tuhan berkepentingan dengan jabatan itu. Tanggungjawab atas manusia lain juga menjadi urusan Tuhan. Tuhan mengasihi semua manusia, siapa pun dia, apa pun rasnya, dan di mana pun dia berada. Alkitab mencatat bahwa jeritan orang-orang tertindas atau orang-orang miskin selalu mendapatkan perhatian Tuhan. ltu yang terjadi dengan bangsa Israel. Mereka bisa keluar dari Mesir karena Tuhan mendengarjeritan mereka.

ltulah yang Daud lakukan dengan tepat. Ketika Saul telah tiada dan Daud adalah satu-satunya orang yang akan menggantikan Saul sebagai raja, Daud tidak dengan serta merta mengambil kekuasaan itu. Ia bertanya pada Tuhan dulu, apakah dia harus menjadigraja? Tuhan menjawabnya "Pergilah." Daud telah mendapatkan perkenan Tuhan. Daud tidak menyabet begitu saja kekuasaan besar itu. Daud meminta perkenan Tuhan karena Tuhan berkepentingan atas kehidupan manusia yang akan menjadi tanggungjawab Daud nanti.

Setelah Tuhan berkenan, barulah Daud menjadi raja. Daud tidak akan menjadi pemimpin bagi diri atau keluarganya sendiri. Oleh karena itu, setiap orang yang ingin menjadi pemimpin haruslah melibatkan Tuhan dalam proses itu. Ketika Tuhan berkenan, maka tugas sebagai pemimpin tidak akan dipikul sendiri. Tuhan turut juga terlibat dalam melaksanakan tugas itu. Keterlibatan Tuhan membuat segala sesuatu menjadi tidak mustahil.

KJ. 413 : 3
Doa : (Tuhan mampukan kami untuk dapat menjadi berkat bagi sesama)


Label:  2 Samuel 2:1-7 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
SELAMAT DAN TERLEPAS

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENODAI PERJAMUAN TUHAN

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
KECONGKAKAN IBADAH DIHUKUM TUHAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KETIDAKJUJURAN MEMBAWA KETIDAK TERATURAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERBALIKLAH KEPADA TUHAN

RABU. 27 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENOLAK TAURAT, MENOLAK HIDUP TERATUR

RABU, 27 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
DAMPAK DARI PENOLAKAN UMUM

SE:ASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
ALLAH HAKIM YANG ADIL

SELASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN UMAT

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: