View : 1316 kali


Renungan SBU Malam 2015
SENIN, 10 AGUSTUS 2015
Yakobus 1:19-27

BAHAGIA KARENA MELAKUKAN FIRMAN

Konteks
Pendengar atau pelaku firman
1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; 1:20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. 1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. 1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. 1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. 1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. 1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya. 1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.


MINGGU XI SESUDAH PENTAKOSTA
SENIN, 10 AGUSTUS 2015
RENUNGAN MALAIVI
BAHAGIA KARENA MELAKUKAN FIRMAN

Yakobus 1:19-27
Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna...., tetapi sungguh-aungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. (ay. 25)


Setiap orang, siapapun dia, pasti mencari kebahagiaan dalam perjalanan hidup ini. Sebab menjadi pribadi yang berbahagia adalah keinginan setiap manusia. Banyak cara akan dilakukan untuk mencari kebahagiaan itu. Semahal apapun nilainya, siapapun akan berusaha memperolehnya.

Tahukah saudara bahwa banyak orang telah melakukan hal ini. Namun kenyataannya begitu banyak yang kecewa sebab kebahagiaan yang diperoleh hanyalah semu dan jauh dari arti dan makna kebahagiaan. Rasul Yakobus dalam pengajarannya menyebutkan kunci dari rahasia memperoleh kebahagiaan dalam hidup, yakni melakukan dengan tekun setiap firman yang didengar (ay.25). Rasul Yakobus menyebutkan beberapa tahap untuk menjadi pelaku Firman, yakni : Pertama, cepat mendengar (Firman, ay.19).

Menjadi pelaku Firman dimulai dari mendengarkan Firman. Mendengar yang dimaksud tentulah dengan seksama dan bukan sambil lalu saja; Kedua, meneliti hukum (Firman) tersebut (ay.25). Jika hanya mendengar Firman namun tidak berusaha memahami apa yang diberitakan bagi kita, maka hal itupun akan menjadi sia-sia. Perlu ada upaya untuk memahami tiap kebenaran agar tidak salah mengerti bagian firman Tuhan yang didengar; Ketiga, sungguh-sungguh melakukannya (ay.25).

Menurut Yakobus, jika Firman Tuhan hanya didengar namun tidak melakukannya, maka kita menipu diri sendiri. Artinya, jangan pernah berpikir bahwa kita telah hidup dalam Firman Tuhan jika pada kenyataannya tidak pernah melakukannya. Kepada para pendengar dan pemberita Firman Tuhan, bacaan kita hari ini mengingatkan dan menegur kita. Janganlah hanya mendengar firman, tetapi dengar-dengaranlah (patuhilah) pada Firman itu. Janganlah cepat-cepat berbicara (beritakan) Firman pada orang lain (ay.19), jika pem berita itu sendiri tidak pernah mengerjakan Firman tersebut. Karena itu, marilah kita melakukan dengan sungguh-sungguh Firman Tuhan hari ini. Lakukanlah, maka kita akan berbahagia...!!

KJ.54 : 4
Doa : (Ya Tuhan, mampukan kami melakukan Firman-Mu setiap saat)


Label:  Yakobus 1:19-27 


Arsip Renungan SBU Malam 2015:

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
SELAMAT DAN TERLEPAS

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENODAI PERJAMUAN TUHAN

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
KECONGKAKAN IBADAH DIHUKUM TUHAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KETIDAKJUJURAN MEMBAWA KETIDAK TERATURAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERBALIKLAH KEPADA TUHAN

RABU. 27 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENOLAK TAURAT, MENOLAK HIDUP TERATUR

RABU, 27 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
DAMPAK DARI PENOLAKAN UMUM

SE:ASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
ALLAH HAKIM YANG ADIL

SELASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN UMAT

Arsip Renungan SBU Malam 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Malam 2015: