View : 975 kali


Renungan SBU Malam 2015
SENIN, 14 SEPTEMBER 2015
Kisah Para Rasul 24:22-27

BERPEGANG PADA KEBENARAN YANG TEGUH

Konteks
24:22 Tetapi Feliks yang tahu benar-benar akan Jalan Tuhan, menangguhkan perkara mereka, katanya: "Setibanya kepala pasukan Lisias di sini, aku akan mengambil keputusan dalam perkaramu." 24:23 Lalu ia menyuruh perwira itu tetap menahan Paulus, tetapi dengan tahanan ringan, dan tidak boleh mencegah sahabat-sahabatnya melayani dia. 24:24 Dan setelah beberapa hari datanglah Feliks bersama-sama dengan isterinya Drusila, seorang Yahudi; ia menyuruh memanggil Paulus, lalu mendengar dari padanya tentang kepercayaan kepada Yesus Kristus. 24:25 Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata: "Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau." 24:26 Sementara itu ia berharap, bahwa Paulus akan memberikan uang kepadanya. Karena itu ia sering memanggilnya untuk bercakap-cakap dengan dia. 24:27 Tetapi sesudah genap dua tahun, Feliks digantikan oleh Perkius Festus, dan untuk mengambil hati orang Yahudi, ia membiarkan Paulus tetap dalam penjara.



MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA
SENIN, 14 SEPTEMBER 2015
RENUNGAN MALAM
KJ.340:1 -Berdoa
BERPEGANG PADA KEBENARAN YANG TEGUH

Kisah Para Rasul 24:22-27
Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri, dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata : "Cukuplah dahulu..." (ay.25).


Ujian yang sesungguhnya adalah perjalanan hidup itu sendiri". lnilah perkataan yang masih teringat ketika saya akan menerima peneguhan sidi. Dalam perjalanan hidup kita akan mengalami "ge|0mbang" kehidupan. Manis, pahit, suka dan duka kehidupan akan dilalui. Persoalannya adalah bagaimana kita bisa mampu melewati semuanya itu. Yang pasti, ada satu keyakinan iman yang harus selalu kita yakini dan pegang dalam hidup ini yakni Yesus Kristus.

Pada ayat 22, dengan tegas dikatakan bahwa, "Tetapi Feliks yang tahu benar-benar akan Jalan Tuhan, menangguhkan perkara mereka, lni berarti bahwa Feliks mengetahui bahwa Paulus tidak bersalah dan sudah dapat dibebaskan. Tetapi Paulus tetap ditahan walau dengan tahanan ringan dan mengizinkan sahabat-sahabat Paulus melayaninya (ay.23). Tidak hanya itu, Feliks selalu mendengarkan penyampaian tentang kepercayaan Paulus kepada Yesus Kristus. Paulus menyampaikan tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang (ay.25). Walaupun statusnya sebagai tahanan,
Paulus masih bersemangat menyampaikan pengajarannya, agar setiap orang percaya tetap memiliki kebenaran pengajaran Kristus yang selalu harus dipegang teguh apapun yang terjadi dan penguasaan diri dari segala keinginan duniawi.

Dibalik pemanggilan Paulus untuk bercakap-cakap dengan Feliks, ia mengharapkan Paulus memberikan uang kepadanya (ay.26). Sikap ini menunjukkan Feliks sebagai pejabat yang Iemah. la tldak berpegang pada kebenaran. Sampai pada akhirnya, Feliks diganti oleh Perkius Festus, ia membiarkan Paulus tetap dalam penjara. Ternyata semuanya ini dilakukan Feliks untuk mengambil hati orang Yahudi (ay.27). Ini menunjukkan bahwa Feliks tidak berani untuk menyelesaikan perkara Paulus dengan membebaskannya. la tidak memiliki keteguhan dalam menyatakan kebenaran yang sesungguhnya. Ia lebih takut kepada orang Yahudi yang menginginkan Paulus dihukum.

Saat ini sebelum kita beristirahat renungkan kembali : apakah kita tetap menyatakan, berbuat dan berpegang pada kebenaran Kristus? atau apakah kita mencari zona aman hari ini dengan mengabaikan kebenaran yang harus kita nyatakan? Renungkanlah!

KJ. 340:23
Doa : (Kristus, ampuni kami jika kami tiéiak menyatakan kebenaran-Mu)


Label:  Kisah Para Rasul 24:22-27 


Arsip Renungan SBU Malam 2015:

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIPULIHKAN OLEH ROH KUDUS

MINGGU, 31 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
SELAMAT DAN TERLEPAS

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENODAI PERJAMUAN TUHAN

SABTU. 30 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
KECONGKAKAN IBADAH DIHUKUM TUHAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KETIDAKJUJURAN MEMBAWA KETIDAK TERATURAN

KAMIS, 28 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERBALIKLAH KEPADA TUHAN

RABU. 27 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENOLAK TAURAT, MENOLAK HIDUP TERATUR

RABU, 27 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
DAMPAK DARI PENOLAKAN UMUM

SE:ASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Pagi 2020
ALLAH HAKIM YANG ADIL

SELASA, 26 MEI 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGAN UMAT

Arsip Renungan SBU Malam 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Malam 2015: