View : 1086 kali


Renungan SBU Pagi 2015
KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015
1 Samuel 14:1-15

TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH

Konteks
14:1 Pada suatu hari Yonatan bin Saul berkata kepada bujang pembawa senjatanya: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin yang di sebelah sana." Tetapi tidak diberitahukannya hal itu kepada ayahnya. 14:2 Adapun Saul duduk di ujung Gibea di bawah pohon delima yang di Migron. Dan rakyat yang ada bersama-sama dengan dia itu, kira-kira enam ratus orang banyaknya. 14:3 Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, dialah yang memakai baju efod pada waktu itu. Tetapi rakyat tidak tahu tentang perginya Yonatan itu. 14:4 Di antara pelintasan-pelintasan bukit, yang dicoba Yonatan menyeberanginya ke arah pasukan pengawal orang Filistin, ada ujung bukit batu di sebelah sini dan ada ujung bukit batu di sebelah sana: yang satu bernama Bozes, yang lain bernama Sene. 14:5 Ujung yang satu berdiri di sebelah utara di tentangan Mikhmas, yang lain di sebelah selatan di tentangan Geba. 14:6 Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang." 14:7 Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya: "Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat." 14:8 Kata Yonatan: "Perhatikan, kita menyeberang ke dekat orang-orang itu dan memperlihatkan diri kepada mereka. 14:9 Apabila kata mereka kepada kita begini: Berhentilah, sampai kami datang padamu, maka kita tinggal berdiri di tempat kita dan tidak naik mendapatkan mereka, 14:10 tetapi apabila kata mereka begini: Naiklah ke mari, maka kita akan naik, sebab kalau demikian TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Itulah tandanya bagi kita." 14:11 Ketika mereka keduanya memperlihatkan diri kepada pasukan pengawal orang Filistin, berkatalah orang Filistin itu: "Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lobang-lobang tempat mereka bersembunyi." 14:12 Orang-orang dari pasukan pengawal itu berseru kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, katanya: "Naiklah ke mari, maka kami akan menghajar kamu." Lalu kata Yonatan kepada pembawa senjatanya: "Naiklah mengikuti aku, sebab TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Israel." 14:13 Maka naiklah Yonatan merangkak ke atas, dengan diikuti oleh pembawa senjatanya. Orang-orang itu tewas terparang oleh Yonatan, sedang pembawa senjatanya membunuh mereka dari belakangnya. 14:14 Kekalahan yang pertama ini, yang ditimbulkan Yonatan dan pembawa senjatanya itu, besarnya kira-kira dua puluh orang dalam jarak kira-kira setengah alur dari sepembajakan ladang. 14:15 Lalu timbullah kegentaran di perkemahan, di padang dan di antara seluruh rakyat. Juga pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itu gentar, dan bumi gemetar, sehingga menjadi kegentaran yang dari Allah.


MINGGU XVII SESUDAH PENTAKOSTA
KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ.445:1,2 -Berdoa
TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH

1 Samuel 14:1-15
Lalu timbullah kegentaran di perkemahan, di padang dan di antara seluruh rakyat. Juga pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itil gentar, (ay.15)

Firman Allah dalam Markus 9:23b Tidak ada yang mustahi! bagi orang yang percaya" mengingatkan kita jangan pernah putus asa bila menghadapi hal yang berat. Yonatan yakin bahwa Allah menyertai mereka saat menghadapi bangsa Filistin. Mereka hanya berkekuatan 600 orang dan mempunyai 2 senjata. Yonatan memiliki harapan kepada Allah (ay. 6). Karena imanlah maka Yonatan bertindak bukan dengan menyesali kedaaan di tempat persembunyian tetapi ia percaya pada penyertaan Allah. Yonatan dan seorang pembawa senjatanya aktif berserah kepada Allah sambil melakukan sesuatu yakni tanpa sepengetahuan ayah Yonatan, Saul, mereka pergi mendekati pasukan orang Filistin dengan strategi yang matang dalam keyakinan kepada Allah (ay. 8,9). Barangkali bagi kebanyakan orang, tindakan Yonatan nekat.

Kenapa ia berani melawan musuh dalam keadaan yang demikian? Belajarlah dari tokoh-tokoh dalam Alkitab, tidak saja Yonatan, tetapi Gidion juga melakukan hal yang sama. Hanya dengan 300 orang mereka melawan musuh yang berjumlah 120.000 orang (Hakim-hakim 7). Ulangan 32 : 30 mencatat bahwa bersama dengan Tuhan, satu orang mampu mengalahkan 1000 orang dan dua orang dapat mengalahkan 10.000 orang. Allah sebenarnya yang berperang melawan kekuatan musuh. lnilah yang sering terjadi dalam kehidupan orang Israel.

Pesan untuk kita bahwa kesukaran apapun yang sedang kita hadapai entah masalah tekanan ekonomi yang semakin berat, entah pergumulan karena penyakit, pekerjaan dan lain-lain serahkan itu kepada Tuhan Allah. Kita jangan pasif menyerah kepada keadaan, tetapi bangkitlah dan tetap bersemangat. Kita tidak sendiri, Allah menyertai dan segala sesuatu yang tidak mungkin terjadi dapat dilakukan oleh Tuhan Allah. Pasti ada campur tangan-Nya. Jadi jangan pernah putus asa, tempatkan harapan kita hanya kepada Allah saja.

KJ.445 : 3
Doa : (Tuhan, kami percaya bahwa mujizat-Mu terjadi dalam hidup kami. Sebab bagi-Mu tidak ada yang mustahil, segala hal dapat Engkau lakukan bagi kami anak-anak-Mu)


Label:  1 Samuel 14:1-15 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

Rabu, 10 Juni 2020
Renungan SBU Malam 2020
BERIKAN YANG AKU BUTUHKAN

Rabu, 10 Juni 2020
Renungan SBU Pagi 2020
APA YANG TUHAN MINTA?

Selasa, 9 Juni 2020
Renungan SBU Malam 2020
SOLIDARITAS DALAM MEMBANGUN BANGSA

Selasa, 9 Juni 2020
Renungan SBU Pagi 2020
RUBUHKAN TEMBOK PEMISAH

Senin, 8 Juni 2020
Renungan SBU Malam 2020
UNTUK TUJUAN BAIK

Senin, 8 Juni 2020
Renungan SBU Pagi 2020
BELAJAR DARI PENGALAMAN

Minggu, 7 Juni 2020
Renungan SBU Malam 2020
DIPERBAHARUI UNTUK BERKARYA

Minggu, 7 Juni 2020
Renungan SBU Pagi 2020
BERADA DI DALAM DIA

Sabtu, 6 Juni 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN PASTI DATANG BERJAGALAH!

Sabtu, 6 Juni 2020
Renungan SBU Pagi 2020
DIANGKAT UNTUK HIDUP BERSAMA KRISTUS

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: