View : 827 kali


Renungan SBU Malam 2015
RABU, 11 NOVEMBER 2015
Roma 8:35-39

SAYA PASTI MENANG

Konteks
8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. 8:38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 8:39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.


MINGGU XXIV SESUDAH PENTAKOSTA
RABU, 11 NOVEMBER 2015
RENUNGAN MALAM
KJ.248a:1 -Berdoa
SAYA PASTI MENANG

Roma 8:35-39
Tatapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, olah Dia yang telah mengaslhi kita (ay. 37).

Terbersit tanya dalam hati saat melihat seekor gajah yang dirantai di sebuah kebun binatang. Bagaimana tidak, badannya besar tapi rantainya kecil. Jika badannya besar, tentu tenaganya tak kalah besar.

Mengapa ia tidak mampu melepaskan diri dari rantai yang kecil itu? Usut punya usut, ternyata gajah itu sudah dirantai dari kecil. Jadi, walaupun badannya besar tapi pikirannya masih "kecil". Akibatnya, rantai yang kecil itu dipandang sebagai "belenggu yang tak terkalahkan". Padahal, hanya dengan beberapa tarikan saja nampaknya rantai itu sudah terlepas. Sungguh sayang, gajah itu tak pernah tahu kebenarannya. Lebih disayangkan lagi jika manusia mengikuti jalan derita yang sama dengan gajah tersebut. lni bisa terjadijika manusia tidak menyadari bahwa ia punya "kekuatan besar" untuk mengatasi "rantai" penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang (ay.35) yang selama ini menghimpit hidupnya.

Saudaraku, perikop firman Tuhan saat ini hendak memberi tahu kita bahwa sesungguhnya semua "rantai" kesulitan tersebut dapat kita atasi karena kita lebih daripada pemenang, oleh Dia yang telah mengasihi kita (ay. 37). Maksudnya apa? Atas dasar kasih karunia Tuhan, kita meyakini adanya jaminan kemenangan yang sejati. Bahkan lebih daripada itu, kita tidak hanya menang hari ini dan besok tetapi lebih daripada itu, SELALU memperoleh kemenangan dalam kasih-Nya. Sungguh ini menjadi berita baik bagi kita. Jadi, apabila kita ingin menang, mulailah dengan KEYAKINAN bahwa kita pasti menang! Jangan seperti seekor gajah yang meyakini bahwa dirinya "kalah" dengan rantai yang membelengg unya padahal ia sebenarnya punya kemampuan untuk melepaskan diri dari rantai tersebut.

Kebimbangan, keputusasaan, rendah diri dan ketakutan bukanlah modal yang dapat kita gunakan untuk meraih kemenangan. Mulailah dengan keyakinan bahwa "saya pasti menang bersama Tuhan!". Melalui firman Tuhan hari ini, Paulus hendak mengingatkan posisi kita sebagai para pemenang. Jadi, hadapilah "rantai" apapun yang membelenggu langkah kita karena hidup yang berkemenangan itu telah menanti kita dalam kepastian!

KJ.248a : 3
Doa : (Ya Tuhan, kiranya semangat kemenangan dalam kasih-Mu terus mengawal kami di sepanjang kehidupan ini)


Label:  Roma 8:35-39 


Arsip Renungan SBU Malam 2015:

SENIN, 19 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Malam 2019
MEMAHAMI KRISTUS DENGAN BENAR

SENIN, 19 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Pagi 2019
BERPENGHARAPAN HANYA KEPADA INJIL

MlNGGU, 18 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Malam 2019
FIGUR ANAK-ANAK ALLAH

MlNGGU, 18 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Pagi 2019
BERIMAN DALAM KRISTUS

SABTU, 17 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Pagi 2019
HIDUP SEBAGAI ORANG MERDEKA

SABTU, 17 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Malam 2019
KASIH KARUNIA-NYA MENGUATKAN

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Pagi 2019
JADILAH BATU-BATU HIDUP

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Pagi 2019
JADILAH BATU-BATU HIDUP

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Malam 2019
LAIN DULU, LAIN SEKARANG

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019
Renungan SBU Malam 2019
HIDUP SEMENTARA DAN HIDUP KEKAL

Arsip Renungan SBU Malam 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)
Minggu, 10 Maret 2019

WARTA JEMAAT 10 Maret 2019



Selamat Ulang Tahun
Hari ini tanggal: 18.08.2019

NamaSektor
... bulan ini selengkapnya
Selamat Ultah Perkawinan
Hari ini tanggal: 18.08.2019

Suami-IsteriSektor
... bulan ini selengkapnya





Sub Kategori Renungan SBU Malam 2015: