View : 821 kali


Renungan SBU Pagi 2015
SELASA, 24 NOVEMBER 2015
Wahyu 12:1-9

SENJATA MELAWAN IBLIS

Konteks
Perempuan dan naga
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. 12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. 12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. 12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya. 12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
Naga dikalahkan
12:7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, 12:8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. 


MINGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
SELASA, 24 NOVEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ.460:1,2 -Berdoa
SENJATA MELAWAN IBLIS

Wahyu 12:1-9
Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia... (ay.9a)

Pada suatu persidangan Tipikor, terungkaplah bahwa koruptor menggunakan simbol atau sandi terhadap rekanan untuk suatu permintaannya. Simbol atau sandi itu adalah "Apel". Bila dikatakan Ape! Malang, artinya minta uang pelicin berupa rupiah. Bila dikatakan Ape! Washington, artlnya minta uang pelicin berupa doIarAmerika. Hebat, sidang Tipikor membuka makna sandi koruptor itu. Bacaan pagl hari ini, Wahyu 12:1-9, Yohanes menyampaikan wahyunya kepada jemaat-jemaat yang dianiaya oleh penguasa Romawi. Dengan menggunakan simbol-simbol yang hanya dimengerti oleh Yohanes dan jemaat-jemaat tersebut saja. Di antaranya :

* Perempuan yang melahirkan itu, adalah Israel,
* Anak laki-laki yang dilahirkan bakal gembala semua bangsa, adalah Mesias (Kristus)
* Ular Naga yang berkepala tujuh dan bermahkota serta bertanduk sepuluh, adalah penguasa Romawi yang dirasuki iblis (menjadi kaisar yang kejam) yang akan membinasakan Mesias;
* Yang membawa lari anak itu ke hadapan Allah dan takhta-Nya, adalah Roh Kudus yang membangkitkan Yesus dari kematian-Nya setelah dihukum mati oleh mereka yang dikuasal iblis;
* Naga dan pengikutnya diusir dari sorga oleh Mikhail dan pasukan rnalaikat, adalah mengungkapkan bahwa Kristus Raja sorga telah mengalahkan iblis.

Wahyu 12:1-9 ini mengungkapkan tentang iblis yang tidak mempunyai tempat di sorga, karena itu ia mengacau di buml melalui penguasa yang dirasuki kebencian untuk melaksanakan kehendaknya. Jemaat-jemaat masa kini harus menginsyafi bahwa penghambatan terhadap gereja oleh penguasa adalah ulah penyesatan iblis. Maka tidaklperlu berdemo dan orasi politik terhadap penguasa, tetapi berdoalah bagi penguasa itu. Doa dengan iman dan dalam Roh Kudus adalah senjata untuk melawan iblis. Bahkan menyadarkan penguasa untuk melaksanakan kebenaran yang dikehendaki Allah.

KJ. 460 : 3
Doa : (Ya Tuhan, pimpinlah kami dengan Roh Kudus untuk melawan kuasa iblis)


Label:  Wahyu 12:1-9 


Arsip Renungan SBU Pagi 2015:

SELASA, 31 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN PRASANGKA

SELASA, 31 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN PENDERITAAN

SENIN, 30 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN KESENANGAN

SENIN, 30 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
PELAYAN DAN TUHAN

SABTU, 28 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
HADAPI DENGAN IMAN

MINGGU, 29 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
KESADARAN PELAYAN

MINGGU, 29 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
PELAYAN DAN SUARA KENABIAN

SABTU, 28 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
|MAN MENGHAPUS SEGALA KECEMASAN

JUMAT, 27 MARET 2020
Renungan SBU Pagi 2020
MENANTI DENGAN IMAN

JUMAT, 27 MARET 2020
Renungan SBU Malam 2020
TUHAN BERTINDAK DALAM KEADILAN

Arsip Renungan SBU Pagi 2015..




Last Searches:

Kategori Utama: Artikel dari Majelis Sinode GPIB (226), Artikel Rohani (23), Berita Gereja dan Dunia (1331), Berita Gereja dan Dunia 2012 (47), Berita Gereja dan Dunia 2013 (412), Berita Gereja dan Dunia 2014 (209), Berita Gereja dan Dunia 2015 (93), Berita GPIB Immanuel Bekasi (28), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2011 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2012 (5), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2014 (60), Berita GPIB Immanuel Bekasi 2015 (63), Bidang Teologi (13), Catatan Dari Meja Pendeta (196), Informasi Kantor Sekretariat (5), Jemaat Sakit Mohon Dukungan DOA (43), Kalender Kegiatan Harian (13), Kegiatan Hari Ini (851), Logo Kain Mimbar (9), Materi Katekisasi (48), Materi Khotbah (10), Materi Pembinaan Jemaat Download (2), Pelayan Firman di Gereja (159), Pelengkap Kidung Jemaat (119), Pembinaan Warga Gereja (16), Peraturan Gereja (10), Perpustakaan Rohani (290), Perpustakaan Rohani 2 (78), Renungan SBU Malam (331), Renungan SBU Malam 2013 (369), Renungan SBU Malam 2014 (368), Renungan SBU Malam 2015 (211), Renungan SBU Pagi (331), Renungan SBU Pagi 2013 (366), Renungan SBU Pagi 2014 (368), Renungan SBU Pagi 2015 (211), SMS dari Pendeta (125), Tentang GPIB Immanuel Bekasi (19), Warta Jemaat (2)







Sub Kategori Renungan SBU Pagi 2015: